Kompas TV nasional bedah peristiwa

Tak Terima Adanya Sistem Zonasi, Orangtua Murid Jelaskan Alasannya Mengamuk

Sabtu, 27 Juni 2020 | 03:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Orangtua murid terus mempermasalahkan aturan penerimaan siswa baru sistem zonasi, tetapi mengutamakan usia. Padahal penutupan pendaftaran online akan berakhir pada sabtu besok.

Protes keras orangtua murid terjadi saat konferensi pers Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Kantor Disdik DKI, Kuningan Jakarta Selatan, Jumat pagi (26/06/2020). Orangtua murid yang diketahui bernama Hotmar Sinaga ini marah karena anaknya yang berusia 14 tahun, gagal masuk ke SMA, karena terlalu muda.

Hotmar menilai sistem zonasi yang diterapkan tidak sesuai dengan aturan soal jarak domisili ke sekolah yang dituju, karena lebih mementingkan kriteria usia. Orang tua murid ini mengaku salah sudah bertindak tidak etis, namun dirinya merasa perlu menyuarakan aspirasinya.

Sementara itu, dalam keterangan persnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menyarankan kepada orangtua yang anaknya gagal dalam jalur zonasi penerimaan peserta didik baru tahun 2020, untuk mengikuti jalur prestasi.

Terkait penerimaan berdasarkan usia, Pemprov DKI menegaskan, hanya menjalankan peraturan kemendikbud tentang PPDB. Berdasarkan surat keputusan kepala dinas pendidikan nomor 501 tahun 2020 tentang penetapan zonasi sekolah untuk penerimaan peserta didik baru tahun pelajaran 2020-2021.

Apabila jumlah pendaftar PPDB jalur zonasi melebihi daya tampung, maka dilakukan seleksi berdasarkan usia, urutan pilihan sekolah, dan waktu mendaftar.

Sebelumnya pada 23 Juni lalu, orangtua murid berunjuk rasa di Kantor Gubernur DKI Jakarta memprotes aturan PPDB zonasi di wilayah Jakarta. Mereka protes prioritas penetapan PPDB berdasarkan usia. PPDB jalur zonasi di Jakarta, akan dibuka hingga sabtu 27 Juni 2020, pukul 3 sore. hasIl seleksi akan diumumkan, pada pukul 5 sore via online.

Baca Juga: Protes Keras! Orangtua Murid Ngamuk, Tak Terima Sistem Zonasi PPDB

 

Editor : Fransiska Wijayanti



BERITA LAINNYA


BUMN

Dirumorkan Lenyap, Ini Peta Konsumsi BBM Premium

Selasa, 24 November 2020 | 08:16 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:18
KPU GUNUNG KIDUL DISTRIBUSIKAN LOGISTIK ALAT PELINDUNG DIRI (APD) KE TPS    PEMKOT SOLO TETAPKAN UPAH MINIMUM KOTA TAHUN 2021 SEBESAR RP 2.013.810 ATAU NAIK 2,94 PERSEN   KEMENPAN RB: SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA BISA DIIKUTI GURU HONORER BERUSIA 20-59 TAHUN   KEMENPAN RB MENCATAT 174.077 FORMASI GURU DIUSULKAN PEMDA JADI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA   KEMENTERIAN PUPR ALOKASIKAN RP 52,5 MILIAR UNTUK PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI KALTARA   KEMENDIKBUD SEBUT BANTUAN SUBSIDI UPAH BAGI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN NON-PNS MULAI DISALURKAN   MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRANOWO SOROTI ASPIRASI NELAYAN INDONESIA DI AS   WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI IMBAU WARGA SURABAYA GUNAKAN HAK PILIHNYA DI PILKADA 2020   BANTAH 50 ORANG POSITIF COVID-19 KARENA MAULID NABI DI TEBET, CAMAT TEBET: ITU HASIL TES RUTIN BIASA   MENDAGRI: PEMILIH HARUS LANGSUNG PULANG SETELAH MENCOBLOS, JANGAN BERKUMPUL DI TPS   MENKEU SRI MULYANI TEKANKAN PENTINGNYA KETERSEDIAAN VAKSIN COVID-19 BAGI DUNIA UNTUK DORONG PEMULIHAN EKONOMI   MENHUB AJAK GENERASI MUDA CIPTAKAN INOVASI DI MASA PANDEMI GUNA DORONG PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL   KEMENTERIAN KESEHATAN BERHARAP MASYARAKAT TERBUKA TERHADAP PELACAKAN KONTAK TERKAIT COVID-19   KETUA MPR MINTA PEMERINTAH HATI-HATI SOSIALISASIKAN MANFAAT VAKSIN COVID-19 KEPADA MASYARAKAT