Kompas TV regional kriminal

Pelaku Mengaku Kesal Dengan Korban

Rabu, 24 Juni 2020 | 17:41 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Pembunuhan 2 kakak beradik oleh ayah tirinya di Kota Medan diduga disebabkan pelaku kesal setelah kedua korban minta dibelikan es krim.

Jenazah kedua korban kemudian dibuang pelaku di sekitar gedung sekolah di kawasan Jalan Brigjen Katamso Medan.

Pembunuhan terhadap 2 kakak beradik berinisial IF dan RA yang baru berusia 10 dan 5 tahun, terjadi saat kedua korban hanya tinggal bersama pelaku di kediamannya.

Saat itu kedua korban meminta agar pelaku membelikan es krim.

Namun karena pelaku tidak memiliki uang, permintaan kedua korban tidak dipenuhi.

Saat itulah pelaku mengaku kedua korban mengeluarkan perkataan yang menyinggung pelaku sehingga akhirnya terjadi penganiayaan yang menyebabkan kedua korban hingga meninggal dunia. (*)

#ayahbunuhanaktiri #pembunuhandimedan #polrestabesmedan #sumaterautara #medan #beritamedan

Editor : KompasTV Medan



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:26
DISKON 50% BELANJA BUKU, KAOS, DAN KOMPAS DIGITAL DI GERAI KOMPAS. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/HEMATSATU   RUSIA KIRIM 5 PESAWAT BERISI BANTUAN KEMANUSIAAN KE LEBANON PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   JELANG HUT KE-75 RI, PEMPROV BENGKULU AKAN MEMBERIKAN SANKSI BAGI WARGANYA YANG TAK PASANG BENDERA MERAH PUTIH   PEMKOT AMBON, MALUKU, WAJIBKAN ASN TES "SWAB" SETIAP BULAN GUNA CEGAH KLASTER PERKANTORAN   BUPATI POLEWALI MANDAR, SULBAR, ANDI IBRAHIM MASDAR, BERKANTOR DI TEMPAT TERBUKA KARENA KHAWATIR TERTULAR KORONA   PEKAN DEPAN, SD DAN SMP DI KOTA MALANG AKAN DIBUKA UNTUK SIMULASI MESKI MASIH BERSTATUS ZONA MERAH   SEKRETARIS BAPPEDA KALSEL, HADI PURWANTO, MENINGGAL DUNIA KARENA TERINFEKSI KORONA   KOALISI BURUH MIGRAN BERDAULAT SEBUT BP3TKI MAKASSAR TAK SIAP TAMPUNG RIBUAN TKI YANG DIDEPORTASI DARI MALAYSIA   POLRES DEPOK AKAN BERLAKUKAN SISTEM ELEKTRONIK PADA SEPTEMBER 2020   AKAN MAJU PILKADA, MUHAMAD RESMI MUNDUR DARI JABATAN SEKDA TANGSEL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI SEBUT KEMACETAN DI PERKOTAAN SANGAT BERDAMPAK PADA PEREKONOMIAN INDONESIA   PENUTUPAN OPERASI PATUH JAYA, 1.169 PENGENDARA DI KOTA TANGERANG KENA TILANG   POLISI SEBUT PENGENDARA SEPEDA MOTOR JADI PELANGGAR TERBANYAK DALAM OPERASI PATUH JAYA DI JAKARTA TIMUR   SEBANYAK 93 PENGENDARA KENA TEGUR DALAM SOSIALISASI GANJIL-GENAP DI JALAN GUNUNG SAHARI, JAKARTA UTARA