Kompas TV regional berita daerah

Unggah #TangkapMegaBubarkanPDIP di Twitter, 7 Akun Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 24 Juni 2020 | 16:46 WIB
unggah-tangkapmegabubarkanpdip-di-twitter-7-akun-dilaporkan-ke-polisi
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto saat menunjukan salah satu bukti capture unggahan yang dibawa sebagai bukti pelaporan ke Polda DIY. (Sumber: KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

YOGYAKARTA, KOMPAS TV - Sebanyak tujuh akun Twitter yang mengunggah tagar #TangkapMegaBuabarkanPDIP dilaporkan ke Polda DIY pada Rabu (24/6/2020).

Adalah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta yang melaporkan tujuh akun Twitter itu. Ketujuh akun tersebut dilaporkan atas dugaan pelanggaran UU ITE dan ujaran kebencian.

"Ada tujuh akun yang hari ini kita laporkan resmi ke Polda DIY," kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, dikutip dari Kompas.com pada Rabu (24/06/2020).

Baca Juga: Tidak Mengejutkan Jika PDIP Pilih Gibran untuk Maju Pilkada Solo, Purnomo: Anak Presiden

Eko menjelaskan, tujuh akun tersebut dilaporkan ke Polda DIY setelah pihaknya melakukan patroli tim cyber. Hasilnya, didapati tujuh akun telah menggunggah #TangkapMegabubarkanPDIP.

"Kami sudah kaji dan ada dugaan pelanggaran UU ITE yang berisi ujaran kebencian, fitnah, hasutan dan hoaks. Karena itu, Kami menempuh jalur hukum, sesuai koridor konstitusi kita bahwa Indonesia adalah negara hukum," ucap Eko.

Eko menyampaikan Megawati Soekarnoputri merupakan Ketua Umum PDI Perjuangan. Selain itu Megawati Soekarnoputri juga Presiden ke -5 Republik Indonesia. 

Editor : Tito Dirhantoro

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:09
KETUA MPR MINTA PEMDA DAN MASYARAKAT TETAP MENJAGA KUALITAS PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT   MENTAN IMBAU DISTRIBUTOR AWASI DAN PERMUDAH AKSES PETANI MENDAPATKAN PUPUK BERSUBSIDI   POLRES JAKARTA SELATAN AKAN BENTUK SATGAS KHUSUS TANGANI KASUS BEGAL SEPEDA   PEMPROV SULAWESI SELATAN BONGKAR STADION MATTOANGING UNTUK DIBANGUN ULANG AGAR MEMENUHI STANDAR FIFA   DIREKTUR UTAMA BIO FARMA SEBUT BELUM ADA INDIKASI YANG MENGHAMBAT UJI KLINIS VAKSIN   MENKEU: PEMERINTAH FOKUS 400 DESA DI DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR, DAN TERDEPAN TERHUBUNG JARINGAN INTERNET PADA 2021   PMI FOKUS ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN BENCANA ALAM   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SIAPKAN NOTIFIKASI PENGATURAN IMPOR KE WTO   TAMBANG BATU BARA ILEGAL DI SUMATERA SELATAN AMBLES, BPBD: 11 ORANG MENINGGAL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI: PENUMPANG KERETA DAN PESAWAT TETAP HARUS LAMPIRKAN HASIL TES COVID-19   PRESIDEN BELUM TANDA TANGANI UU CIPTA KERJA, KEPALA KSP MOELDOKO: TINGGAL MENUNGGU WAKTU   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO LARANG MASYARAKAT KE TEMPAT WISATA YANG TAK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   KEPALA BNPT BOY RAFLI AMAR: AJARAN RADIKALISME INTOLERANSI MASIF DISEBARKAN LEWAT MEDIA SOSIAL   KOMNAS HAM: 12 KASUS YANG DISERAHKAN KE PEMERINTAH MERUPAKAN PELANGGARAN HAM BERAT YANG TERJADI DI MASA LALU