Kompas TV nasional berita kompas tv

Wakapolres Karanganyar Diserang Orang Tak Dikenal, Pelaku Masih dalam Penyelidikan

Senin, 22 Juni 2020 | 20:30 WIB

KOMPAS.TV - Pasca-penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni oleh orang tak dikenal pada Minggu kemarin (21/6/2020), Mapolres karanganyar terus dijaga ketat. Sementara itu, motif penyerangan terhadap Wakapolres masih dalam penyidikan.

Tim Gabungan dari Densus 88 Polda Jateng dan Polres Karanganyar telah melakukan olah TKP terkait kasus penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar Kompol Busron.

Meski begitu, motif pelaku masih dalam penyidikan petugas. Begitu juga dengan identitas pelaku yang belum bisa diungkap oleh polisi.

Kini pengamanan di dalam Kantor Polres tetap dijaga ketat oleh satuan shabara dan Brimob dari Polda Jateng.

Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni, bercerita pasca penyerangan dirinya oleh orang tak dikenal. Ia dan anggota Polres Karanganyar Bripda Hanif Ariyono diserang orang tak dikenal saat kegiatan susur Gunung Lawu.

Kompol Busroni mengalami luka di tangan kirinya.

Sementara Bripda Hanif terluka di bagian leher dan punggung.

Pelaku dilumpuhkan dengan peluru tajam dan tewas saat berada di RSUD Karanganyar.

Dari tempat kejadian perkara, pelaku diketahui menyerang dengan senjata tajam.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi, menyatakan peristiwa penyerangan terjadi saat rombongan Wakapolres tengah melakukan kegiatan susur gunung dalam rangka HUT ke-74 Bayangkara.  

Bupati Karanganyar Yuliatmono, mengapresiasi kinerja  Polres Karanganyar, karena dengan sigap melumpukan pelaku dengan cepat.

Penyidik kini masih mendalami kasus ini untuk mengetahui identitas dan motif pelaku.

Usai menjalani perawatan, kini baik Wakapolres Kompol Busroni  dan Bripda Hanif sudah membaik dan menjalani rawat jalan.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:23
FORMAPPI: DPR MASIH PERTAHANKAN RUU KONTROVERSIAL DI PROLEGNAS PRIORITAS 2021   DPRD JABAR MINTA PEMBANGUNAN TOL CILEUNYI-SUMEDANG-DAWUAN DIPERCEPAT   MENTERI PPPA I GUSTI AYU BINTANG: PENGESAHAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL TAK DAPAT DITUNDA LAGI   PEMKAB BANYUWANGI, JATIM, JADIKAN SITUS WATUKEBO MUSEUM SITUS TERBUKA   KPU TUNJUK ILHAM SAPUTRA SEBAGAI PELAKSANA TUGAS KETUA KPU GANTIKAN ARIEF BUDIMAN   MENDESA PDTT KLAIM PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DESA TINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA   PALANG MERAH INDONESIA: PENERIMA VAKSIN COVID-19 TIDAK BISA LANGSUNG DONOR DARAH    IDI NILAI OPSI VAKSIN MANDIRI HARUS ADA AGAR VAKSINASI BERJALAN CEPAT   DINKES DKI MINTA KAPASITAS RS RUJUKAN UNTUK PASIEN COVID-19 DITAMBAH HINGGA 40 PERSEN   MENTERI PPPA I GUSTI AYU BINTANG: PEREMPUAN KEKUATAN BANGSA HADAPI PANDEMI COVID-19   KEMENKES: MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN TETAP PENTING MESKI SUDAH DIVAKSIN   IDI: VAKSIN COVID-19 AKAN BEKERJA MEMBERIKAN ANTIBODI SETELAH HARI KE-14 PELAKSANAAN VAKSIN KEDUA   IDI IMBAU MASYARAKAT KURANGI KEGIATAN BERKERUMUN ATAU BEPERGIAN SETELAH VAKSINASI   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: MESKI SUDAH DIVAKSIN, TETAP HARUS DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN