Kompas TV internasional kompas dunia

Imbas Konflik Militer, Seluruh Pedagang India Menyerukan Boikot Produk China!

Sabtu, 20 Juni 2020 | 19:40 WIB

INDIA, KOMPAS.TV - Sentimen Anti-China semakin merebak di India, sebagai imbas dari pertikaian militer kedua negara di perbatasan Himalaya, yang menewaskan 20 tentara India, pada Senin lalu.

Sebagai balasannya, konfederasi pedagang seluruh India pun menyerukan pemboikotan seluruh barang yang diimpor dari China.

Mereka menyebut ada 3 ribu lebih produk impor dari China, yang diklasifikasikan menjadi 500 kategori, mulai dari kosmetik, ponsel pintar, furnitur hingga jam tangan.

Tagar "Boycott China" dan "Boycott Chinese Products" kini trending di antara pengguna twitter India.

Namun banyak yang berpendapat aksi boikot ini bisa saja menjadi bumerang bagi India.

Pasalnya, China menempati posisi penting di sektor teknologi India, selama lima tahun terakhir.

Gateway house memperkirakan, investor China telah menggelontorkan sekitar 4 miliar dolar Amerika Serikat, ke start up teknologi India sejak tahun 2015.

Tak hanya itu, ponsel pintar China juga mendominasi pasar India.

Merk smartphone murah seperti Xiaomi dan Oppo sangat populer di India, demikian pula aplikasi Tik Tok.

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:01
SELANDIA BARU TAWARKAN BERBAGI KEAHLIAN PENANGANAN KORONA KE PRESIDEN TERPILIH AS JOE BIDEN   PRESIDEN TERPILIH AS JOE BIDEN TEGASKAN PEMERINTAHANNYA BUKAN "PEMERINTAHAN BARACK OBAMA JILID TIGA"   PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGIRIM PESAWAT PENGEBOM B-52 KE TIMUR TENGAH SEBAGAI BENTUK PERINGATAN UNTUK IRAN   MENTERI KETENAGAKERJAAN IDA FAUZIYAH SEBUT BENGKULU MENAIKKAN UMP 2021   GUBERNUR GANJAR PRANOWO ANCAM AKAN MENDENDA ASN YANG MELANGGAR ATURAN PROTOKOL KESEHATAN   SEBANYAK 36 PEGAWAI PEMKAB BREBES, JATENG, POSITIF TERINFEKSI KORONA   MASUK ZONA MERAH KORONA, PEMKOT TASIMALAYA PERKETAT PEMBERIAN IZIN KEGIATAN YANG MENIMBULKAN KERUMUNAN   RS ANANDA DISIAPKAN SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA DI SALATIGA, JAWA TENGAH   DINKES PADANG PANJANG, SUMBAR: 55 SANTRI DI SALAH SATU PONDOK PESANTREN POSITIF TERINFEKSI KORONA   SATGAS COVID-19: ADA 17 KLASTER KEGIATAN KEAGAMAAN DAN RUMAH IBADAH DI JAKARTA SEJAK MEI-NOVEMBER 2020   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.984 ORANG: 1.389 SEMBUH, 158 MENINGGAL DUNIA, 437 DALAM PERAWATAN   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 505 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   PEMERINTAH: HINGGA 25 NOVEMBER 2020, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 5.465.921 SPESIMEN   HINGGA 25 NOVEMBER 2020, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 65.438 ORANG