Kompas TV internasional kompas dunia

Ditengah Konflik, Menteri Unifikasi Korsel Mengundurkan Diri

Sabtu, 20 Juni 2020 | 19:03 WIB

KOREA SELATAN, KOMPAS.TV - Menteri Unifikasi Korea Selatan, Kim Yeon Chul, mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat waktu setempat.

Pengunduran dirinya ini dilakukan ditengah meningkatnya ketegangan hubungan antar kedua negara Korea.

Baca Juga: Korea Utara Meledakkan Kantor Penghubung, Perbatasan Dijaga Ketat!

Kim mengajukan pengunduran dirinya sejak pada Rabu 17 Juni 2020, atau satu hari setelah Korea Utara menghancurkan kantor penghubung antar Korea.

Dalam pengunduran dirinya, Kim menyatakan bertanggung jawab atas memburuknya hubungan kedua negara Korea.

Kim adalah Menteri Unifikasi kedua dibawah pemerintahan Korea Selatan Moon Jae In, selama 14 bulan.  

 

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:37
SEBANYAK 11 PRAJURIT TNI KODIM 1603 SIKKA, NTT, TERKONFIRMASI POSITIF KORONA SETELAH PULANG PENDIDIKAN DARI BALI   BAPPENDA NTB: DALAM SEPEKAN, TERKUMPUL RP 42,16 JUTA DARI DENDA WARGA DAN ASN YANG TAK MENGGUNAKAN MASKER   PEMKAB SLEMAN, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUSUNAWA GEMAWANG UNTUK ISOLASI PASIEN KORONA ASIMTOMATIK    SRI SULTAN HB X MINTA KABUPATEN/KOTA DI DIY TERAPKAN SANKSI SECARA KONSISTEN BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI BERAU, KALTIM, H MUHARRAM, MENINGGAL DUNIA SETELAH 13 HARI DIRAWAT KARENA POSITIF KORONA   DINKES SEBUT KASUS COVID-19 DI KARAWANG, JAWA BARAT, DIDOMINASI OLEH KLASTER INDUSTRI   WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH: TEMPAT TIDUR RS RUJUKAN KORONA DI KOTA TANGERANG SUDAH TERISI LEBIH DARI 73%   PEMPROV BANTEN BERENCANA SIAPKAN 5 HEKTAR LAHAN MAKAM KHUSUS BAGI PASIEN KORONA YANG MENINGGAL   POLRI: 8 HARI OPERASI YUSTISI, DENDA YANG TERKUMPUL DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN MENCAPAI RP 924,17 JUTA   SATGAS COVID-19 MINTA SETIAP PERUSAHAAN RUTIN TES USAP KE KARYAWAN GUNA TEKAN ANGKA PENULARAN KLASTER PERKANTORAN   PP MUHAMMADIYAH MINTA ELITE PARPOL TAK MANFAATKAN PANDEMI KORONA SEBAGAI KOMODITAS POLITIK KEKUASAAN   BAWASLU: 50 KABUPATEN/KOTA PENYELENGGARA PILKADA MASUK KATEGORI RAWAN TINGGI DALAM ASPEK PANDEMI KORONA    BAWASLU MINTA SEMUA PIHAK BERKOMITMEN MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN PADA SETIAP TAHAPAN PILKADA 2020   BAWASLU MINTA PIMPINAN PARPOL IKUT CEGAH KERUMUNAN MASSA PADA RANGKAIAN PILKADA 2020