Kompas TV regional berita daerah

Ricuh! Aksi Saling Dorong Polisi dan Mahasiswa yang Tolak 500 TKA asal China

Sabtu, 20 Juni 2020 | 11:45 WIB

KOMPAS.TV - Unjuk rasa menolak kedatangaan 500 tenaga kerja asal Tiongkok di depan kantor Bupati Konawe berlangsung ricuh.

Mahasiswa meminta waktu untuk berdiskusi dengan Bupati Konawe terkait izin masuk 500 TKA asal Tiongkok namun ditolak.

Aksi saling dorong mahasiswa dengan  anggota Polisi dan Satpol PP terjadi di depan kantor Bupati Konawe.

Kericuhan berawal, saat mahasiswa memaksa masuk ke dalam kantor Bupati Konawe untuk berdiskusi namun dihalangi polisi.

Polisi akhirnya mengizinkan mahasiswa untuk masuk ke dalam kantor bupati.

Namun kericuhan kembali terjadi di dalam kantor  bupati, karena mahasiswa memaksa masuk ke dalam ruang kerja bupati, namun tidak diizinkan karena Bupati Konawe tidak berada di tempat.

Mahasiswa meminta Bupati Konawe menolak 500 TKA asal Tiongkok yang masuk ke Konawe  di tengah pandemi virus Corona.

Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe tetap mendukung, masuknya 500 tenaga kerja asing asal Tiongkok, untuk dipekerjakan di pabrik pemurnian nikel di Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Menurut Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara, masuknya tenaga kerja asing bagian dari investasi yang harus dipertahankan dan didukung.

Terkait pandemi Covid-19 yang masih terjadi, pemerintah daerah telah menyiapkan tim medis khusus, untuk memeriksa kondisi kesehatan para TKA bebas dari covid-19, sebelum para TKA mulai bekerja.

Sementara terkait izin masuknya 500 TKA asal Tiongkok ke Kabupaten  Konawe, Sulawesi Tenggara, Wakil ketua Komisi IX DPR Fraksi Partai Golkar, Melkiades Laka Lena tidak mempermasalahkannya.

Menurutnya, ini adalah salah satu kebijakan pelonggaran psbb karena saat ini tatanan normal baru, atau new normal sudah mulai dilakukan sejumlah daerah.

Namun, Komisi IX DPR tetap mengingatkan agar pelaksanaan protokol kesehatan tetap dilakukan.

Editor : Aleksandra Nugroho



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:21
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19