Kompas TV bisnis kebijakan

2,3 Juta Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Ramai-ramai Turun Kelas, Paling Banyak ke Kelas III

Kamis, 18 Juni 2020 | 18:02 WIB
2-3-juta-peserta-mandiri-bpjs-kesehatan-ramai-ramai-turun-kelas-paling-banyak-ke-kelas-iii
tor BPJS Kesehatan Pamekasan ramai dikunjungi warga. BPJS Kesehatan diklaim memiliki utang ke RSUD Pamekasan sebesar Rp 8 miliar. (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Besaran iuran BPJS Kesehatan bagi kelas I, II, dan III untuk peserta mandiri kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) resmi naik mulai 1 Juli 2020.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang telah dikeluarkan Presiden Joko Widodo.

Keputusan Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan bagi PBPU dan PB berdampak pada tingginya jumlah peserta yang turun kelas, terutama kelas III.

Baca Juga: Kenaikan BPJS Kesehatan Digugat Lagi oleh Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, dari Desember 2019 sampai Mei 2020, sebanyak 2.313.658 orang atau 7,54 persen peserta turun kelas dari total peserta sebanyak 30.650.572 orang. Penurunan tertinggi terjadi pada Desember 2019 mencapai 1.034.930 orang.

Rinciannya, peserta mandiri yang turun dari kelas I ke kelas II sebanyak 317.611 orang, peserta kelas I turun ke kelas III sebesar 510.728 orang, dan peserta kelas II turun ke kelas III mencapai 1.455.319 orang. 

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, mengatakan peserta yang turun kelas banyak terjadi setelah pemerintah menerbitkan kebijakan tentang penyesuaian iuran program JKN-KIS. 

Penulis : Tito Dirhantoro




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:55
SEKJEN KEMENSOS HARTONO SEBUT ADANYA ALIRAN DANA KE EKS MENSOS JULIARI BATUBARA TERKAIT PENGADAAN BANSOS COVID-19   SETAHUN PANDEMI, EPIDEMIOLOG UI PANDU RIONO SEBUT KASUS COVID-19 MASIH TERUS BERTAMBAH KARENA LONGGARNYA ATURAN   DINKES SEBUT JUMLAH KASUS AKTIF COVID-19 DI DEPOK TERBANYAK SAAT INI ADA DI KECAMATAN SUKMAJAYA   KEMENKES: TIDAK ADA GEJALA YANG KHAS APABILA SESEORANG TERINFEKSI MUTASI VIRUS KORONA ASAL INGGRIS ATAU B.1.1.7   BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK AKAN DIGUYUR HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN HARI INI   PBB: LEBIH DARI 50 ORANG TEWAS AKIBAT BENTROKAN ANTARA PEDEMO ANTI-JUNTA MILITER DAN APARAT SEJAK KUDETA MYANMAR   KEMENTERIAN BUMN AKAN MENGOORDINASIKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR WISATA LAUT DI BALI, LABUAN BAJO & RAJA AMPAT   KEMENKO POLHUKAM MENDORONG PERCEPATAN PEMBANGUNAN MONUMEN BELA NEGARA DI SUMATERA BARAT   PENDAFTARAN KARTU PRAKERJA GELOMBANG 13 DIBUKA HARI INI DENGAN KUOTA 600.000 PESERTA   MENHUB: KEHADIRAN LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI JADI OPSI BARU KEPADA INVESTOR UNTUK TANAMKAN MODALNYA DALAM NEGERI   MENHUB BERHARAP LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI BISA PERCEPAT PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI SEKTOR TRANSPORTASI   HARI INI, JAKSA AKAN BACAKAN TUNTUTAN TERHADAP TERDAKWA DJOKO TJANDRA DI PENGADILAN TIPIKOR JAKARTA    KSAL LAKSAMANA YUDO MARGONO LUNCURKAN KAPAL PERANG REPUBLIK INDONESIA (KRI) DI GALANGAN PT BANDAR ABADI BATAM   KPK TENGAH SELIDIKI KASUS DUGAAN KORUPSI TERKAIT PAJAK DENGAN NILAI SUAP PULUHAN MILIAR DI DJP KEMENKEU