Kompas TV regional berita daerah

Serabi Ngampin Kuliner Khas Ambarawa, Manis dan Bersejarah

Rabu, 17 Juni 2020 | 14:57 WIB

AMBARAWA, KOMPAS.TV - Berkunjung ke AmbarawaKabupaten Semarang, kurang lengkap rasanya jika anda belum mencicipi kuliner bersejarah yang satu ini, Serabi Ngampin namanya.

Jika anda berkendara dari Jogya ke Semarang atau sebaliknya, saat memasuki daerah Ngampin, Kabupaten Semarang, kurangi kecepatan dan tengoklah ke pinggir jalan. Di sisi kanan dan kiri akan terlihat sekitar 70 pedagang serabi yang berjualan berjajar di pinggir jalan tersebut.

Serabi Ngampin memang makanan khas Ambarawa yang tak lepas dari nilai sejarah. Konon dahulu, dua Minggu sebelum Puasa atau bulan Syaban, yang orang jawa biasa menyebutnya dengan bulan Ruwah, ada tradisi masyarakat setempat. Di bulan ruwah tersebut, para pemuda - pemudi Ambarawa biasa mensucikan diri di Kali Condong. Setelah bersuci di kali, mereka kemudian berjalan kaki ngampin untuk membeli srabi sambil mencari jodoh.

Anda akan menemui beberapa perbedaan jika mencicipi Serabi Ngampin di bandingkan dengan Serabi Solo. Bahan dasar Serabi Ngampin tidak menggunakan telur, namun hanya tepung beras, gula, air kelapa, perasa dan vanili. Selain itu, serabi ngampin disiram dengan kuah santan yang manis dan gurih.

Satu porsi serabi ngampin berisi lima buah serabi berukuran kecil, dengan beberapa varian rasa, yaitu original, pandan dan rasa gula jawa. Cukup dengan membayar Rp 6.000 , anda dapat menikmati seporsi Serabi Ngampin yang masih hangat.

#SerabiNgampin #Kuliner #Ambarawa

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:24
TAK PUNYA LISENSI, APPLE HAPUS LEBIH DARI 30.000 APLIKASI TIONGKOK DARI APP STORE HINGGA JULI 2020   HARGA EMAS ANTAM NAIK MENJADI RP 1,029 JUTA PER GRAM PADA SELASA, 4 AGUSTUS 2020   JUMLAH PENUMPANG PESAWAT DI 19 BANDARA YANG DIKELOLA PT ANGKASA PURA II MELONJAK 143 PERSEN PADA JULI 2020   MENDAGRI INDIA AMIT SHAH MENGUMUMKAN DIRINYA POSITIF TERINFEKSI KORONA MELALUI MEDIA SOSIAL   HARI INI, BARESKRIM POLRI BERENCANA PERIKSA PENGACARA DJOKO TJANDRA, ANITA DEWI KOLOPAKING   IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA MEMPREDIKSI KASUS POSITIF KORONA TEMBUS 2.000 PER HARI   HINGGA 4 AGUSTUS 2020, JUMLAH PASIEN POSITIF KORONA DI SECAPA AD DARI 1.308 BERKURANG MENJADI 188 ORANG   DINAS KEHUTANAN SUMSEL MENCATAT 20 PERSEN HUTAN BAKAU DALAM KONDISI KRITIS KARENA AKTIVITAS MASYARAKAT   KEMENRISTEK MINTA MASYARAKAT HATI-HATI CERMATI ISU PENEMUAN OBAT HERBAL UNTUK CEGAH COVID-19 OLEH HADI PRANOTO   AZAS NAINGGOLAN: GANJIL-GENAP DORONG MUNCULNYA KLASTER TRANSMISI COVID-19 KE TRANSPORTASI PUBLIK   PENGAMAT TRANSPORTASI AZAS NAINGGOLAN NILAI GANJIL-GENAP TAK BISA MENEKAN MOBILITAS WARGA DI TENGAH PANDEMI   KEMENKES IMBAU TOKOH PUBLIK TAK MENYAMPAIKAN INFORMASI TERKAIT COVID-19 YANG MENIMBULKAN PRO KONTRA DI MASYARAKAT   BARESKRIM BELUM TERIMA SURAT KUASA OTTO HASIBUAN SEBAGAI PENGACARA TERPIDANA KASUS "CESSIE" BANK BALI DJOKO TJANDRA   KUASA HUKUM EKS KOMISIONER KPU WAHYU SETIAWAN: ALASAN JAKSA TOLAK PERMOHONAN "JUSTICE COLLABORATOR" TAK BERDASAR