Kompas TV entertainment lifestyle

Masuki New Normal, Amankah Coba Produk Tester Make up di Toko Kosmetik?

Kamis, 11 Juni 2020 | 07:20 WIB
masuki-new-normal-amankah-coba-produk-tester-make-up-di-toko-kosmetik
Mencoba tester di toko kosmetik (Sumber: Insider)

KOMPASTV - Menguji makeup sebelum membeli pasti dilakukan banyak perempuan di dunia ini. Jika Anda masuk ke sebuah toko konsmetik dan mencobanya, pasti Anda akan tahu bagaimana hasilnya terlihat.

Lantas, menguji produk tester kecantikan di masa New Normal ini apakah berisiko dengan kesehatan

Pernah pada 2017, seorang wanita menggugat Sephora toko kosmetik, mengklaim dia menderita herpes karena menggunakan salah satu penguji lipstik mereka. Itu adalah pengingat bahwa virus dapat hidup dengan lip balm dan lipstik, dan di produk tester makeup.

Satu studi 2019 menemukan bahwa setidaknya 70% dari semua lipstik, lipgloss, eyeliners, mascaras dan blender kecantikan yang mereka uji memiliki "tingkat kontaminasi mikroba yang signifikan." sebuah penelitian lain juga menunjukkan bahwa 43% dari eyeliners dan tongkat maskara terkontaminasi.

"Telah ditetapkan dengan baik bahwa make up brush dan dengan ekstensi make up tester adalah tempat berkembang biak bagi mikroorganisme seperti bakteri," kata dokter kulit Dr. Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis dalam dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai, New York, seperti mengutip Insider, Kamis (11/6/2020).

Lingkungan cair dan krim yang lembab inilah yang menciptakan rumah yang nyaman bagi mikroorganisme.

"Kami tahu tentang COVID-19 yang hidup di benda mati selama beberapa jam hingga beberapa hari," tambahnya. "Karena penguji make up dan sikat diterapkan langsung ke wajah, risiko penyebaran potensial organisme menular semakin besar karena kedekatannya dengan mulut dan hidung," ujar salah satu perwakilan Sephora.

Editor : Ade Indra Kusuma

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:55
KPK AJAK MASYARAKAT PILIH CALON KEPALA DAERAH YANG JUJUR DAN BERINTEGRITAS DALAM PILKADA 2020   KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DORONG PEMULIHAN EKONOMI SEKTOR TRANSPORTASI   MENKO POLHUKAM: PERLU SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK UNTUK WUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BERSIH   MENKUMHAM YASONNA LAOLY TEGASKAN PENTINGNYA REVOLUSI DIGITAL PELAYANAN PUBLIK   BPOM SEBUT TAK KESAMPINGKAN ASPEK KEAMANAN, KHASIAT, DAN MUTU DALAM PEMBERIAN PERSETUJUAN VAKSIN COVID-19   SATGAS COVID-19 INDRAMAYU TERBITKAN ATURAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA MASA PILKADA 2020   KKP SEBUT TELAH MELATIH 47.000 ORANG DALAM SEKTOR KELAUTAN DAN PERIKANAN   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: IZIN USAHA PENGOLAHAN KOMODITAS PERIKANAN SEMAKIN MUDAH DAN CEPAT   CEGAH PRAKTIK PENYIMPANGAN KOPERASI, KEMENKOP DAN UKM MULAI TERAPKAN REFORMASI SISTEM PENGAWASAN KOPERASI   BAWASLU RIAU AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   PT PUPUK INDONESIA TELAH SALURKAN 69 JUTA TON PUPUK BERSUBSIDI KEPADA PETANI   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: APLIKASI SIPETAK UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA PENGELOLAAN TAMBAK   MENKOMINFO: HAK ATAS KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN BERPENDAPAT DI INDONESIA MEMILIKI BATAS YANG HARUS DIPATUHI   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM BERSATU LAWAN COVID-19 UNTUK OPTIMALKAN OPERASI YUSTISI