Kompas TV regional berita daerah

Istri Kombes Utang untuk Beli Tas, Teman Arisannya Bilang Rp250 Juta dan Utang Beli Kue Belum Bayar

Rabu, 10 Juni 2020 | 20:42 WIB
istri-kombes-utang-untuk-beli-tas-teman-arisannya-bilang-rp250-juta-dan-utang-beli-kue-belum-bayar
Febi Nur Amelia, terdakwa kasus tagih utang terhadap istri Kombes lewat Instragram, mendengarkan putusan sela yang dibacakan majelis hakim di PN Medan, Selasa (11/2/2020). (Sumber: TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP)

MEDAN, KOMPAS TV - Terdakwa kasus pelanggaran UU ITE, Febi Nur Amelia (29), menyebut pelapor atas dirinya yakni Fitriani Manurung yang merupakan istri polisi berpangkat Komisaris Besar atau Kombes sudah biasa berutang.

 Selain utang kepada dirinya sebesar Rp70 juta yang dipergunakan membeli tas bermerek untuk istri petinggi Mabes Polri, Fitriani Manurung disebut juga memiliki utang sampai Rp250 juta.

Tak hanya itu, bahkan juga utang pembelian kue yang sampai saat ini diduga juga tak kunjung dibayar oleh Fitri.

Baca Juga: Fakta Penembakan Istri Polisi dan Anggota TNI, Kedua Korban Ternyata Sepupu dan Pernah Pacaran

Demikian keterangan terssebut disampaikan oleh Febi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa (9/6/2020).

Febi mengaku mengetahui kalua Fitriani mempunyai utang-utang lainnya dari teman-teman satu arisannya di Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Medan.

"Beberapa tahun dari dipinjamnya itu, saya tanya-tanya dengan teman-teman satu arisan, dibilangnya udah biasa itu (utang). Jangankan Rp70 juta, Rp250 juta saja enggak dibayar," kata Febi .
 
Selain itu, kata Febi, utang kue milik seorang temannya pun tak dibayar. "Bahkan utang kue milik teman saya tak dibayar. Maka dari itu saya bilang oh gitu ya," dikutip dari Tribunnews.com pada Selasa (6/7/2020).

Penulis : Tito Dirhantoro


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:28
BMKG: BANJIR MANADO BUKAN TSUNAMI, TAPI WASPADAI POTENSI GELOMBANG TINGGI   TAMAN NASIONAL TANGGUNG BIAYA PENGOBATAN ANAK BALITA YANG DIGIGIT KOMODO   BUPATI ACEH BARAT RAMLI MS SEBUT ADA SEJUMLAH KEPALA DESA KORUPSI DANA DESA HINGGA RP 15 MILIAR   MENTERI DESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR SIAPKAN ANGGARAN RP 89,4 MILIAR UNTUK MEMBANGUN DESA WISATA PADA TAHUN INI   DINKES KALBAR TEGASKAN TIDAK AKAN KELUARKAN SURAT IZIN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MENOLAK VAKSIN COVID-19   SEMUA KABUPATEN DAN KOTA DI KALIMANTAN TIMUR BERSTATUS ZONA MERAH COVID-19, BALIKPAPAN JADI EPISENTRUM PENULARAN   SULTAN HB X BAKAL PERPANJANG PEMBATASAN SECARA TERBATAS KEGIATAN MASYARAKAT JIKA WARGA DIY ABAI PROTOKOL KESEHATAN   POSITIF COVID-19, 8 SANTRI PONPES PUTRI COLOMADU, KARANGANYAR, DIISOLASI DI ASRAMA HAJI DONOHUDAN   KEMENTERIAN BUMN BANTAH ADA "CHIP" DI DALAM VAKSIN COVID-19   PEMKOT BOGOR, JABAR, MULAI OPERASIKAN RS DARURAT DI GOR PAJAJARAN   PEMKOT BEKASI BERUPAYA TAMBAH RUANG ICU UNTUK PASIEN COVID-19 DI BEBERAPA RSUD TIPE D   TIM DVI POLRI TELAH MENYERAHKAN 23 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 KE PIHAK KELUARGA   TIM DVI POLRI: SUDAH 34 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 YANG TELAH TERIDENTIFIKASI   DUA POLISI TERLUKA SAAT MELERAI TAWURAN ANTARA ANGGOTA GENG DI MANGGARAI, JAKARTA