Kompas TV nasional berita kompas tv

Gugus Tugas Tetapkan Syarat Izin Perjalanan Antar Daerah!

Selasa, 9 Juni 2020 | 14:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah menerapkan kondisi normal baru, Pemerintah Pusat kini membolehkan perjalanan antar daerah dan antar negara.

Gerbang kedatangan dari luar negeri kembali dibuka bagi orang asing, dengan memenuhi sejumlah syarat kesehatan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo sebagai Kepala Gugus Tugas Penanganan covid-19 membuka kembali perjalanan antar daerah dan kedatangan ke Indonesia.

Perjalanan kembali dibuka lewat Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020, tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman covid-19.

Namun, seluruh perjalanan ini ada syaratnya.

Tercantum di Poin F, sejumlah kriteria dan syarat diberlakukan bagi yang ingin melakukan perjalanan antar daerah dan antar negara. 

Yakni mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Mempunyai surat keterangan Tes PCR bebas covid-19 H-7 sebelum keberangkatan atau mempunyai surat keterangan tes cepat (rapid test) H-3 sebelum keberangkatan.

Bagi yang dari luar negeri, di Indonesia akan memberlakukan wajib dites secara PCR atau Rapid Test di terminal kedatangan.

Selama menunggu hasil, wajib mengisolasi diri di tempat yang telah ditentukan pemerintah.

Baik perjalanan antar daerah maupun kedatangan dari luar negeri, wajib mengaktifkan Aplikasi Peduli Lindungi pada telepon seluler.

Surat edaran keluar seiring berakhirnya operasi ketupat yang pada tahun ini untuk membatasi keluar masuk manusia dari satu daerah ke daerah lain.

Khususnya melarang pemudik ke kampung halaman, di saat lebaran.

Editor : Dea Davina



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:16
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19