Kompas TV nasional berita kompas tv

Ini Aturan Baru Soal Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang saat New Normal

Senin, 8 Juni 2020 | 21:26 WIB
ini-aturan-baru-soal-kriteria-dan-persyaratan-perjalanan-orang-saat-new-normal
Ilustrasi penumpang pesawat di Bandara (Sumber: KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPASTV - Dibukanya sektor ekonomi di beberapa wilayah berimplikasi terhadap peningkatan aktivitas perjalanan orang dalam masa pandemi. 

Menyikapi tahapan tersebut, Gugus Tugas Nasional mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 atau new normal.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menjelaskan penerbitan SK tersebut sebagai panduan perjalanan orang dalam era new normal. 

Baca Juga: Ini Tujuan New Normal Pemerintah dan Tahapan Pelaksanaannya

"Tujuan utama dari kriteria dan syarat tersebut yakni, meningkatkan penerapan protokol kesehatan dalam kebiasaan baru sehingga tercipta kehidupan aman dan produktif dan meningkatkan pencegahan penyebaran virus Covid-19," jelas Raditya dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Dalam surat edaran tersebut, dijelaskan perjalanan memiliki definisi pergerakan orang dari satu daerah ke daerah lain berdasarkan batas wilayah administrasi provinsi, kabupaten dan kota. Kemudian kedatangan orang dari luar negeri memasuki wilayah NKRI dengan menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum darat, perkeretaapian, laut dan udara. 

Surat edaran ini menetapkan empat kriteria dan syarat dalam melakukan perjalanan. Kriteria paling utama yaitu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, seperti wajib menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan.

Penulis : Johannes Mangihot




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:42
PESEPAK BOLA TONI KROOS BERNIAT MENGAKHIRI KARIER BERMAINNYA BERSAMA REAL MADRID    CHELSEA YAKIN PUNYA PELUANG UNTUK MEREKRUT BOMBER BORUSSIA DORTMUND, ERLING HAALAND, PADA MUSIM DEPAN    PERSIB BANDUNG MEREKRUT FERDINAND SINAGA DENGAN KONTRAK HINGGA 2 TAHUN KE DEPAN    PEMIMPIN SPIRITUAL TIBET, DALAI LAMA, DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DI DHARAMSALA, INDIA    JUNTA MILITER MYANMAR BONGKAR MAKAM GADIS 19 TAHUN YANG TEWAS TERTEMBAK SAAT MELAKUKAN UNJUK RASA MELAWAN KUDETA    WHO SEGERA UMUMKAN HASIL TEMUAN ASAL MULA COVID-19 DI WUHAN, TIONGKOK    INTERNATIONAL AIR TRANSPORT ASSOCIATION (IATA): PASPOR DIGITAL PENERBANGAN AKAN DILUNCURKAN BULAN INI    POLISI TANGKAP 3 PETUGAS KPK GADUNGAN YANG KERAP MEMERAS KEPSEK SD DI BEBERAPA DESA DAN KECAMATAN DI NIAS SELATAN    SATGAS COVID-19 KABUPATEN BOGOR WASPADAI LONJAKAN WISATAWAN AKHIR PEKAN DEPAN    ANGKASA PURA I LAYANI 1,70 JUTA PENUMPANG DI 15 BANDARA SELAMA FEBRUARI 2021    PROSES RESTORASI BENTENG PENDEM NGAWI, JATIM, TELAH MENCAPAI 10%    PARTAI DEMOKRAT MENILAI MOELDOKO LAKUKAN "ABUSE OF POWER" TERHADAP KLB DI SUMATERA UTARA    PROSES VAKSINASI WARGA LANSIA DI KENDARI, SULTRA, TERKENDALA PENDAFTARAN DARING    KOMNAS KEJADIAN IKUTAN PASCA-IMUNISASI (KIPI): TIDAK ADA YANG MENINGGAL DUNIA KARENA VAKSIN COVID-19