HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Wajib Lakukan Ini Saat Pengembunan Lovebird

Senin, 1 Juni 2020 | 13:58 WIB

KEDIRI, KOMPAS.TV – Tak bisa dipungkiri, burung lovebird saat ini menjadi idola para kicau mania. Selain memiliki warna menarik, lovebird juga mempunyai kicauan atau ngekek yang indah. Sehingga, tidak sedikit para kicau mania yang memelihara lovebird untuk mengikuti perlombaan.

Untuk mendapatkan ngekek yang indah, para kicau mania tentu saja merawat lovebird kesayangannya sedemikian rupa. Sehingga, bila saat digantang (lomba), lovebird dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama sang pemilikinya.

Banyak rawatan yang dilakukan kicau mania agar lovebird peliharaannya bisa ngekek panjang. Mulai dari rupa makanan, asupan vitamin, hingga cara memandikannya. Semua kicau mania tentu saja memiliki cara sendiri-sendiri, karena memang setiap lovebird memiliki karakter yang berbeda.

Namun ada satu hal yang pasti dilakukan oleh semua kicau mania, dalam perawatan lovebird. Yakni terapi pengembunan pagi hari. Terapi ini diyakini mampu menambah durasi ngekek lovebird, dan membuat mental lovebird meningkat.

Terapi embun memang sangat bagus untuk burung kicauan. Karena saat pagi hari, udara yang segar dan belum tercampur polusi, sangat baik untuk pernafasan burung. Selain itu, saat menjalani terapi pengembunan pagi hari, lovebird akan merasa seakan berada di habitatnya sehingga naluri alamnya dapat terpacu dalam bentuk ngekek.

Selama menjalani proses pengembunan, biasanya yang dilakukan para kicau mania adalah melepas pakan dari dalam sangkar burung. Tujuannya adalah agar burung fokus menikmati udara segar terlebih dahulu, sebelum terisi asupan makanan.

#kediri #lovebird #kicaumania #terapi #embun #beritakediri 

Editor : KompasTV Kediri



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:51
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.189 ORANG: 779 SEMBUH, 93 MENINGGAL DUNIA, 317 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 5.310 POSITIF, 2.064 SEMBUH, 187 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 5.914 POSITIF, 2.115 SEMBUH, 258 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 7.294 POSITIF, 3.162 SEMBUH, 239 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 15.324 POSITIF, 9.721 SEMBUH, 706 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 17.230 POSITIF, 6.961 SEMBUH, 1.247 MENINGGAL DUNIA   JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA    PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237,18 M   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 463 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 80,094 POSITIF, 39,050 SEMBUH, 3,797 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 1.122.339 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 161 LABORATORIUM