Kompas TV nasional sapa indonesia

Jelang Penerapan New Normal, Masyarakat Harus Lebih Disiplin!

Senin, 1 Juni 2020 | 13:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Pemerintah telah mengumumkan akan menerapkan new normal atau tatanan normal baru dengan melonggarkan pembatasan dan membuka kembali bisnis di tengah pandemi covid-19.

Skema tatanan normal baru akan dilakukan di sejumlah sektor secara bertahap.

Baca Juga: Pakar: New Normal Harus Dimulai Dengan Kewaspadaan Tinggi!

Dalam skema itu, mengatur diantaranya terkait protokol kegiatan di tempat umum atau keramaian mulai dari mal, pasar hingga pertokoan.

Sebagian daerah, seperti Kota Tegal, sudah menerapkan tatanan normal baru, sementara daerah lainnya masih bersiap jelang dimulainya penerapan tatanan normal baru ini, dengan penerapan kehati-hatian dan disiplin ketat.

Suasana Kota Tegal pada Minggu malam tampak ramai dengan berbagai aktivitas warga.

Pemerintah Kota Tegal memang telah memulai tatanan normal baru pada 30 Mei lalu, dengan mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

Namun, dalam penerapannya masih ditemukan warga yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Selain tidak menggunakan masker, warga juga tidak menjaga jarak kontak fisik, diantaranya karena tidak ada petugas yang berjaga mendisiplinkan mereka.

Lalu, sejauh mana upaya masuk ke tatanan normal baru ini akan membawa pada tercapainya keselamatan bersama dari pandemi corona saat ini?

Untuk membahasnya, sudah bergabung bersama kami Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, melalui sambungan skype, langsung dari Tegal, Jawa Tengah dan bergabung juga, pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19