HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Pakar: New Normal Harus Dimulai Dengan Kewaspadaan Tinggi!

Senin, 1 Juni 2020 | 13:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah telah mengumumkan akan menerapkan new normal atau tatanan normal baru dengan melonggarkan pembatasan dan membuka kembali bisnis di tengah pandemi covid-19.

Skema tatanan normal baru akan dilakukan di sejumlah sektor secara bertahap.

Dalam skema itu, mengatur diantaranya terkait protokol kegiatan di tempat umum atau keramaian mulai dari mal, pasar hingga pertokoan.

Sebagian daerah, seperti Kota Tegal, sudah menerapkan tatanan normal baru, sementara daerah lainnya masih bersiap jelang dimulainya penerapan tatanan normal baru ini, dengan penerapan kehati-hatian dan disiplin ketat.

Suasana Kota Tegal pada Minggu malam tampak ramai dengan berbagai aktivitas warga.

Pemerintah Kota Tegal memang telah memulai tatanan normal baru pada 30 Mei lalu, dengan mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

Namun, dalam penerapannya masih ditemukan warga yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Selain tidak menggunakan masker, warga juga tidak menjaga jarak kontak fisik, diantaranya karena tidak ada petugas yang berjaga mendisiplinkan mereka.

Lalu, sejauh mana upaya masuk ke tatanan normal baru ini akan membawa pada tercapainya keselamatan bersama dari pandemi corona saat ini?

Untuk membahasnya, sudah bergabung bersama kami Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, melalui sambungan skype, langsung dari Tegal, Jawa Tengah dan bergabung juga, pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono.

Editor : Dea Davina



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:54
KEMENKOP UKM MINTA PARA UMKM DI SEKTOR PERTANIAN BISA MEMANFAATKAN RUANG DIGITALISASI ATAU GO DIGITAL   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: PEMBELAJARAN JARAK JAUH BISA DITERAPKAN PERMANEN SETELAH PANDEMI KORONA SELESAI   MENKEU SRI MULYANI SEBUT PENYALURAN PROGRAM KREDIT MODAL KERJA UNTUK UMKM BISA MENCAPAI RP 100 TRILIUN   MENAKER IDA FAUZIYAH AKAN MEMBANGUN DUA BALAI LATIHAN KERJA UNTUK KOMUNITAS PERFILMAN   TOLAK RUU HIP, SEJUMLAH MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS GELAR UNJUK RASA DI DEPAN ISTANA KEPRESIDENAN BOGOR   BARESKRIM POLRI TANGKAP TERSANGKA PERETAS 1.309 SITUS PEMERINTAH DAN SWASTA DI SLEMAN, YOGYAKARTA   MENTERI PUPR BASUKI HADIMULJONO SEBUT PENDANAAN MERUPAKAN KENDALA UTAMA PEMBANGUNAN TOL TRANS-SUMATERA    TIONGKOK TARIK PASUKAN DARI PERBATASAN INDIA SETELAH SEMPAT TERJADI BENTROKAN MILITER KEDUA NEGARA   HAMPIR 1,2 JUTA ORANG DI WILAYAH SELATAN KYUSHU, JEPANG, DIMINTA EVAKUASI MANDIRI AKIBAT HUJAN LEBAT   PENYELENGGARA PIALA DUNIA 2022 AKAN BERHENTIKAN SEJUMLAH KARYAWAN DI TENGAH KRISIS EKONOMI AKIBAT PANDEMI   POLISI PERIKSA 7 SAKSI TERKAIT KASUS PEMBONGKARAN PAKSA PETI JENAZAH PASIEN KORONA OLEH WARGA DI JENEPONTO, SULSEL   PEMERINTAH MENYATAKAN AKAN FOKUS KE PROVINSI YANG ALAMI PENINGKATAN ANGKA POSITIF KORONA   SEBANYAK 11 TENAGA MEDIS DI BANTAENG, SULSEL, POSITIF KORONA DIDUGA TERTULAR SAAT MERAWAT PASIEN   KOMNAS PEREMPUAN: PEMERINTAH LEBIH KEDEPANKAN ASPEK EKONOMI DIBANDING PERSPEKTIF HAM DALAM PENANGANAN KORONA