Kompas TV regional berita daerah

Belasan rumah rusak parah akibat proyek terowongan KCIC

Senin, 1 Juni 2020 | 13:10 WIB

PURWAKARTA, KOMPAS.TV - Kesal karena belum mendapat penggantian belasan Kepala Keluarga di Purwakarta Jawa Barat yang rumahnya rusak parah akibat proyek terowongan kereta cepat (KCIC) Jakarta - Bandung mendirikan tenda dan  tinggal di tengah jalan. Sementara belasan rumah yang rusak akibat pembangunan terowongan kereta cepat ini sudah tidak bisa ditinggali.

13 Kepala Keluarga Warga Kampung Tegal Nangklak Desa Bunder Kecamatan Jatiluhur Purwakarta menutup jalan Desa dengan mendirikan tenda di tengah jalan, selain itu mereka juga tinggal di tenda tersebut. hal ini mereka lakukan sebagai buntut kekeceawaan terhadap pihak proyek pembangunan kereta cepat KCIC Jakarta – Bandung yang ada di sekitar kampungnya yang hingga kini belum memberikan bantuan padahal akibat proyek pembangunan terowongan kereta cepat, 11 rumah warga rusak parah dan tak bisa ditinggali.

Kerusakan 13 rumah warga ini sudah terjadi sejak akhir tahun 2019 lalu kini kondisinya semakin parah, bahkan 5 diantaranya hancur, dinding tembok dan atapnya juga ambruk, selain itu tanah lantai juga amblas sekitar 30 hingga 40 centimeter.

Sedangkan warga yang menempati kelima rumah ini sebelumnya tinggal di rumah kontrakan bersama warga lain yang juga rumahnya rusak, dengan biaya sewa kontraknya dibayar pihak PT.KCIC, namun karena pihak PT.KCIC  belum juga membayar rumah dan merelokasi ke tempat aman korban proyek kereta cepat ini kecewa akhirnya mendirikan dan tinggal di tenda di tengah jalan.

Belum diperoleh keterangan dari pihak PT.KCIC Jakarta - Bandung terkait tuntutan belasan warga hingga kini belasan kepala keluarga yang rumahnya rusak akibat proyek terowongan kereta cepat tinggal di tenda rencananya aksi ini akan terus dilakukan jika belum ada penggantian dari pihak PT.KCIC.

Penulis : KompasTV Bandung





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:29
KANTOR BUPATI BLITAR RUSAK AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 YANG GUNCANG WILAYAH JAWA TIMUR SIANG INI   DAMPAK GEMPA DIRASAKAN HAMPIR DI SELURUH WILAYAH JAWA TIMUR HINGGA MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT   BMKG SEBUT PUSAT GEMPA BERADA DI LAUT PADA JARAK 96 KM ARAH SELATAN KOTA MALANG DENGAN KEDALAMAN 25 KILOMETER   KEPALA BMKG STASIUN GEOFISIKA MALANG SEBUT GEMPA YANG DIRASAKAN WARGA MALANG BERMAGNITUDO 6,1   BMKG SEBELUMNYA MENYATAKAN GEMPA DI WILAYAH MALANG TERCATAT MEMILIKI KEKUATAN MAGNITUDO 6,7   SULTAN HB X MINTA WARGA LANSIA BERSEDIA DIVAKSIN AGAR PUNYA IMUNITAS DAN SUKSESKAN PROGRAM PEMERINTAH   GUBERNUR YOGYAKARTA SULTAN HAMENGKU BUWONO X JALANI SUNTIK VAKSIN COVID-19 DOSIS KEDUA HARI INI   PELABUHAN MERAK TETAP AKAN BEROPERASI LAYANI PENYEBERANGAN BARANG SAAT ATURAN LARANGAN MUDIK DITERAPKAN   PELABUHAN MERAK TAK AKAN LAYANI PENYEBERANGAN UNTUK ORANG SAAT ATURAN LARANGAN MUDIK PADA 6-17 MEI DIBERLAKUKAN   POLDA METRO JAYA SEBUT AKAN ADA 20 PERSONEL TAMBAHAN YANG DIKERAHKAN UNTUK MENJAGA JALUR TIKUS KE LUAR JAKARTA   TERAPKAN LARANGAN MUDIK, POLDA METRO JAYA AKAN SIAPKAN 380 PERSONEL UNTUK MENJAGA 8 JALUR UTAMA   ANTISIPASI WARGA MUDIK, POLDA METRO JAYA BERLAKUKAN 8 TITIK PENYEKATAN JALUR UTAMA   BMKG SEBUT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 DI MALANG TERASA HINGGA KOTA YOGYAKARTA DAN KABUPATEN BANTUL   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 GUNCANG MALANG, JATIM, PADA SABTU SIANG PUKUL 14.00 WIB TAK BERPOTENSI TSUNAMI