HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Begini Kronologi Penangkapan Dwi Sasono

Senin, 1 Juni 2020 | 13:03 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Artis Dwi Sasono ditangkap karena terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba.

Ia ditangkap pada tanggal 26 Mei 2020, pukul 20.00 WIB di kediamannya di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membeberkan kronologi penangkapan.

Menurut Yusri, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat.

“Awalnya berdasarkan ada laporan masyarakat, kemudian dilakukan penyelidikan bahwa ada seseorang yang sekarang menjadi DPO, inisialnya adalah C,” ujar Yusri kepada media (1/6/2020).

Baca Juga: Motif Dwi Sasono Konsumsi Narkoba: Mengisi Kekosongan Waktu dan Susah Tidur

Semenjak laporan tersebut, polisi mulai melakukan penyelidikan.

Yusri menambahkan, satu hari jelang penangkapan, tersangka sudah diselidiki oleh polisi.

“Sehari sebelum penangkapan ini sudah kita lakukan penyelidikan dan mengintai, mengikuti si tersangka,” katanya.

Meski demikian, tersangka pengedar yang berinisial C kabur dari pantauan polisi.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari buronan tersebut. Identitas tersangka juga sudah diketahui.

Saat ini, kepolisian masih akan terus mendalami kasus ini, apakah ada tersangka lain yang turut terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Pengakuan Lengkap Dwi Sasono Saat Ditangkap Polisi karena Narkoba

 

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:46
AHMAD RIZA PATRIA MINTA RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI   WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG TETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000   PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK CEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA   IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA   TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)   WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF