HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Virus Corona Menyerang Banyak Anak-Anak di NTB

Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jumlah anak-anak yang terpapar corona di provinsi Nusa Tenggara Barat sangat tinggi.

Hingga hari ini, di Nusa Tenggara Barat tercatat 594 kasus positif corona.

84 diantaranya adalah anak-anak. Atau mencapai 14,1 persen.

Lembaga perlindungan anak NTB menyebut, tingginya kasus positif corona pada anak ini akibat banyaknya anak-anak yang tak memakai masker, saat mereka keluar rumah.

Sementara itu, juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto mengingatkan, bahwa anak-anak sangat rentan tertular corona, dari orang dewasa.

Untuk itu, penerapan protokol kesehatan wajib diterapkan di tingkat keluarga.

Hingga hari ini terkonfirmasi 25.773 kasus positif corona di Indonesia.

Dua koma tiga persen diantaranya adalah anak usia balita.

Lima koma enam persen nya adalah anak usia enam hingga 17 tahun.

Sementara dari jumlah kematian, hingga hari ini tercatat 1.573 pasien corona yang meninggal.

Jumlah anak positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat terus bertambah. 

Hingga jumat ini tercatat 83 kasus anak positif Covid-19, atau 13 persen dari keseluruhan pasien corona di NTB.

Data dari dinas kesehatan NTB menyatakan, hingga saat ini dari tambahan pasien positif masih ada anak-anak yang positif Covid-19. 

Seorang bayi, 2 anak balita, dan 1 orang anak usia sekolah.

Saat ini di NTB tercatat 594 kasus positif Covid-19, 10 orang dilaporkan meninggal dunia, 3 di antaranya anak-anak berusia di bawah 1 tahun, dua bayi lima bulan dari Lombok Timur dan seorang bayi 9 bulan asal kota Mataram.

Divisi advokasi LPA NTB, Joko Jumadi menyatakan, pemprov harus serius memutus penyebaran virus corona yang menyasar anak-anak.
 

Editor : Merlion Gusti



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:18
JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA   WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.140 ORANG: 752 SEMBUH, 77 MENINGGAL DUNIA, 311 DALAM PERAWATAN    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 3.700 POSITIF, 1.718 SEMBUH, 178 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 4.738 POSITIF, 1.567 SEMBUH, 215 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 5.974 POSITIF, 2.197 SEMBUH, 200 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 12.667 POSITIF, 8.036 SEMBUH, 649 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 14.321 POSITIF, 4.996 SEMBUH, 1.053 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 456 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 66.226 POSITIF, 30.785 SEMBUH, 3.309 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 946.054 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 144 LABORATORIUM   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 38.702 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.471 ORANG