Kompas TV regional berita daerah

Luapan Kekecewaan Risma karena Mobil Lab Bantuan BNPB Batal Ke Surabaya!

Sabtu, 30 Mei 2020 | 18:34 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini marah setelah mobil laboratorium PCR bantuan dari BNPB, batal beroperasi di sejumlah lokasi di Surabaya.

Risma kecewa karena upaya deteksi sebaran virus corona di wilayahnya terhambat, meski sudah meminta langsung ke ketua gugus tugas penanganan covid-19, Doni Monardo.

Itulah ekspresi kemarahan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, setelah mengetahui mobil laboratorium PCR bantuan dari BNPB, batal beroperasi di kota Surabaya.

Padahal menurut Risma, dirinya sudah meminta langsung mobil laboratorium ke ketua gugus tugas covid-19, Doni Monardo, untuk mempercepat deteksi sebaran virus corona di Surabaya.

Risma bahkan menunjukan perbincangannya melalui aplikasi ponsel dengan Doni Monardo, yang berjanji untuk mempercepat kedatangan mobil laboratorium PCR.

Namun ketua tim kuratif gugus tugas covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi, Gugus Tugas sudah berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan kota Surabaya, yang menyebut belum ada agenda pengujian pada Jumat kemarin.

Mobil laboratorium pun dibawa ke Lamongan.

Dua mobil laboratoium PCR pun akan dibawa kembali ke Surabaya, untuk memenuhi target pemeriksaan 2000 warga, dalam waktu lima hari.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:20
TAK PUNYA LISENSI, APPLE HAPUS LEBIH DARI 30.000 APLIKASI TIONGKOK DARI APP STORE HINGGA JULI 2020   HARGA EMAS ANTAM NAIK MENJADI RP 1,029 JUTA PER GRAM PADA SELASA, 4 AGUSTUS 2020   JUMLAH PENUMPANG PESAWAT DI 19 BANDARA YANG DIKELOLA PT ANGKASA PURA II MELONJAK 143 PERSEN PADA JULI 2020   MENDAGRI INDIA AMIT SHAH MENGUMUMKAN DIRINYA POSITIF TERINFEKSI KORONA MELALUI MEDIA SOSIAL   HARI INI, BARESKRIM POLRI BERENCANA PERIKSA PENGACARA DJOKO TJANDRA, ANITA DEWI KOLOPAKING   IKATAN AHLI KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA MEMPREDIKSI KASUS POSITIF KORONA TEMBUS 2.000 PER HARI   HINGGA 4 AGUSTUS 2020, JUMLAH PASIEN POSITIF KORONA DI SECAPA AD DARI 1.308 BERKURANG MENJADI 188 ORANG   DINAS KEHUTANAN SUMSEL MENCATAT 20 PERSEN HUTAN BAKAU DALAM KONDISI KRITIS KARENA AKTIVITAS MASYARAKAT   KEMENRISTEK MINTA MASYARAKAT HATI-HATI CERMATI ISU PENEMUAN OBAT HERBAL UNTUK CEGAH COVID-19 OLEH HADI PRANOTO   AZAS NAINGGOLAN: GANJIL-GENAP DORONG MUNCULNYA KLASTER TRANSMISI COVID-19 KE TRANSPORTASI PUBLIK   PENGAMAT TRANSPORTASI AZAS NAINGGOLAN NILAI GANJIL-GENAP TAK BISA MENEKAN MOBILITAS WARGA DI TENGAH PANDEMI   KEMENKES IMBAU TOKOH PUBLIK TAK MENYAMPAIKAN INFORMASI TERKAIT COVID-19 YANG MENIMBULKAN PRO KONTRA DI MASYARAKAT   BARESKRIM BELUM TERIMA SURAT KUASA OTTO HASIBUAN SEBAGAI PENGACARA TERPIDANA KASUS "CESSIE" BANK BALI DJOKO TJANDRA   KUASA HUKUM EKS KOMISIONER KPU WAHYU SETIAWAN: ALASAN JAKSA TOLAK PERMOHONAN "JUSTICE COLLABORATOR" TAK BERDASAR