Kompas TV nasional berita kompas tv

Pecatan TNI yang Tuntut Jokowi Mundur Ternyata Bekas Napi Kasus Pembunuhan, Terancam Pasal Berlapis

Sabtu, 30 Mei 2020 | 13:50 WIB
pecatan-tni-yang-tuntut-jokowi-mundur-ternyata-bekas-napi-kasus-pembunuhan-terancam-pasal-berlapis
Ruslan Buton (Sumber: Ist/Takanews.com via Serambinews.com)

BUTON, KOMPAS TV - Seorang pecatan TNI Angkatan Darat, Ruslan Buton, yang menuntut Joko Widodo atau Jokowi mundur sebagai Presiden RI ternyata bekas narapidana kasus pembunuhan

Saat ini, pria yang mengaku sebagai Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara itu telah ditangkap polisi. Ruslan Buton terancam dijerat pasal berlapis.

Ruslan Buton bukan kali saja terjerat kasus hukum. Sebelumnya, Ruslan dipecat karena terlibat kasus pembunuhan seorang warga bernama La Gode pada 24 Oktober 2017.

Kasus pembunuhan itu bermula ketika La Gode dituduh mencuri singkong parut (gape) seharga Rp25.000 milik seorang warga bernama Egi pada awal Oktober 2017.

Baca Juga: Viral Mantan Anggota TNI Ruslan Buton Tulis Surat Terbuka Minta Jokowi Mundur dari Jabatannya

Polisi kemudian menangkap La Gode. Dia ditahan lima hari di Pos Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Batalyon Infanteri Raider Khusus 732/Banau.

Saat hari kelima ditahan, La Gode melarikan diri. Selama pelarian dia menemui istrinya, YN. Kepada sang istri, La Gode bercerita jika tubuhnya terasa sakit terutama di bagian rusuk dan punggung.

Editor : Tito Dirhantoro

1
2
3
4
5



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:00
KETUA MPR MINTA PEMDA DAN MASYARAKAT TETAP MENJAGA KUALITAS PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA KETAT   MENTAN IMBAU DISTRIBUTOR AWASI DAN PERMUDAH AKSES PETANI MENDAPATKAN PUPUK BERSUBSIDI   POLRES JAKARTA SELATAN AKAN BENTUK SATGAS KHUSUS TANGANI KASUS BEGAL SEPEDA   PEMPROV SULAWESI SELATAN BONGKAR STADION MATTOANGING UNTUK DIBANGUN ULANG AGAR MEMENUHI STANDAR FIFA   DIREKTUR UTAMA BIO FARMA SEBUT BELUM ADA INDIKASI YANG MENGHAMBAT UJI KLINIS VAKSIN   MENKEU: PEMERINTAH FOKUS 400 DESA DI DAERAH TERTINGGAL, TERLUAR, DAN TERDEPAN TERHUBUNG JARINGAN INTERNET PADA 2021   PMI FOKUS ANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 DI PENGUNGSIAN BENCANA ALAM   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SIAPKAN NOTIFIKASI PENGATURAN IMPOR KE WTO   TAMBANG BATU BARA ILEGAL DI SUMATERA SELATAN AMBLES, BPBD: 11 ORANG MENINGGAL   MENHUB BUDI KARYA SUMADI: PENUMPANG KERETA DAN PESAWAT TETAP HARUS LAMPIRKAN HASIL TES COVID-19   PRESIDEN BELUM TANDA TANGANI UU CIPTA KERJA, KEPALA KSP MOELDOKO: TINGGAL MENUNGGU WAKTU   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO LARANG MASYARAKAT KE TEMPAT WISATA YANG TAK PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   KEPALA BNPT BOY RAFLI AMAR: AJARAN RADIKALISME INTOLERANSI MASIF DISEBARKAN LEWAT MEDIA SOSIAL   KOMNAS HAM: 12 KASUS YANG DISERAHKAN KE PEMERINTAH MERUPAKAN PELANGGARAN HAM BERAT YANG TERJADI DI MASA LALU