HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Gelar Shalat Jumat, Jemaah Masjid Al-Riyadh Abaikan Protokol Kesehatan

Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:59 WIB

KOMPAS.TV - Jemaah Masjid Al-Riyadh, di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, melaksanakan shalat Jumat di tengah pandemi Corona.

Tidak semua jemaah menggunakan masker  dan juga mengabaikan jaga jarak saat beribadah.

Jemaah memadati Masjid Al-Riyadh jelang pelaksanaan shalat, pada Jumat siang (29/5).

Jumlah jemaah yang terus datang ke masjid, menyebabkan jarak fisik tak bisa diterapkan di dalam masjid.

Meski pembatasan sosial berskala besar, PSBB di Jakarta masih berlaku, pengurus Masjid Al-Riyadh menggelar shalat jumat setelah permintaan dari jemaah.

Shalat Jumat (29/5) juga mulai kembali dilaksanakan  di Kota Bekasi , Jawa Barat, setelah diizinkan pemerintah setempat.

Pelaksanaan shalat Jumat di Masjid Islamic Center Bekasi, sesuai protokol pencegahan sebaran virus Corona.

Jemaah diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk ke masjid , dan berjarak lebih dari satu meter di satu barisan shalat.

Masker dan alas shalat juga wajib dibawa dan dipakai semua jemaah yang hadir.

Shalat Jumat juga digelar jemaah Masjid Agung Al-Muhtarom, di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Protokol pencegahan sebaran virus Corona dilakukan terhadap jemaah yang hendak melaksanakan shalat.

Mulai dari pemeriksaan tubuh jemaah di pintu masuk masjid , serta pengaturan jarak antar-jemaah dibarisan shalat.

Sementara itu, di Sorong, Papua, ibadah shalat Jumat di masjid Al-Akbar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku bagi seluruh jemaah.

Sebelum masuk masjid , jemaah mencuci tangan , dan  wajib pakai masker serta menjaga jarak.

Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau mengatakan pembukaan tempat ibadah ini telah sesuai dengan keputusan rapat bersama forum kerukunan umat beragama.

Ada beberapa syarat yang ditentukan seperti membatasi jumlah jemaah yang datang, sehingga tidak menimbulkan kerumuman di dalam tempat ibadah.

Editor : Aleksandra Nugroho



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:46
KEMENKOP UKM MINTA PARA UMKM DI SEKTOR PERTANIAN BISA MEMANFAATKAN RUANG DIGITALISASI ATAU GO DIGITAL   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: PEMBELAJARAN JARAK JAUH BISA DITERAPKAN PERMANEN SETELAH PANDEMI KORONA SELESAI   MENKEU SRI MULYANI SEBUT PENYALURAN PROGRAM KREDIT MODAL KERJA UNTUK UMKM BISA MENCAPAI RP 100 TRILIUN   MENAKER IDA FAUZIYAH AKAN MEMBANGUN DUA BALAI LATIHAN KERJA UNTUK KOMUNITAS PERFILMAN   TOLAK RUU HIP, SEJUMLAH MAHASISWA DARI BERBAGAI UNIVERSITAS GELAR UNJUK RASA DI DEPAN ISTANA KEPRESIDENAN BOGOR   BARESKRIM POLRI TANGKAP TERSANGKA PERETAS 1.309 SITUS PEMERINTAH DAN SWASTA DI SLEMAN, YOGYAKARTA   MENTERI PUPR BASUKI HADIMULJONO SEBUT PENDANAAN MERUPAKAN KENDALA UTAMA PEMBANGUNAN TOL TRANS-SUMATERA    TIONGKOK TARIK PASUKAN DARI PERBATASAN INDIA SETELAH SEMPAT TERJADI BENTROKAN MILITER KEDUA NEGARA   HAMPIR 1,2 JUTA ORANG DI WILAYAH SELATAN KYUSHU, JEPANG, DIMINTA EVAKUASI MANDIRI AKIBAT HUJAN LEBAT   PENYELENGGARA PIALA DUNIA 2022 AKAN BERHENTIKAN SEJUMLAH KARYAWAN DI TENGAH KRISIS EKONOMI AKIBAT PANDEMI   POLISI PERIKSA 7 SAKSI TERKAIT KASUS PEMBONGKARAN PAKSA PETI JENAZAH PASIEN KORONA OLEH WARGA DI JENEPONTO, SULSEL   PEMERINTAH MENYATAKAN AKAN FOKUS KE PROVINSI YANG ALAMI PENINGKATAN ANGKA POSITIF KORONA   SEBANYAK 11 TENAGA MEDIS DI BANTAENG, SULSEL, POSITIF KORONA DIDUGA TERTULAR SAAT MERAWAT PASIEN   KOMNAS PEREMPUAN: PEMERINTAH LEBIH KEDEPANKAN ASPEK EKONOMI DIBANDING PERSPEKTIF HAM DALAM PENANGANAN KORONA