Kompas TV nasional berita kompas tv

Perludem: Pilkada 2020 Bisa Mengancam Keselamatan Jiwa Pemilih dan Penyelenggara

Kamis, 28 Mei 2020 | 20:57 WIB
perludem-pilkada-2020-bisa-mengancam-keselamatan-jiwa-pemilih-dan-penyelenggara
Ilustrasi kotak surat suara pilkada (Sumber: KOMPAS)

JAKARTA, KOMPASTV – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menanggapi keputusan pemerintah, DPR dan KPU yang menetapkan Pilkada serentak yang berlangasung 9 Desember 2020.

Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini menilai keputusan tersebut dapat mengancam keselamatan jiwa pemilih dan penyelenggara pemilu.

Menurut Titi, DPR, Pemerintah, dan Penyelenggara Pemilu terlihat kurang peduli terhadap kondisi faktual.

Baca Juga: Satgas DPR Temui Mendagri Bahas Pilkada di Tengah Pandemi

Hingga hari ini, jumlah korban yang terinfeksi Covid-19 dan korban meninggal dunia masih terus bertambah. Bahkan di sejumlah daerah penanganan wabah virus corona, belum menunjukkan kecenderungan akan melandai, apalagi berakhir.

“Melanjutkan tahapan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19, dengan masa persiapan yang sangat sempit adalah keputusan yang mengancam keselamatan jiwa pemilih dan penyelenggara pemilu,” ujar Titi dalam pesan tertulis, Kamis (28/5/2020).

Titi juga menanggapi kerangka hukum dalam pelaksanaan Pilkada serentak perlu memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Editor : Johannes Mangihot

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:04
ICW LAPORKAN KETUA KPK FIRLI BAHURI & DEPUTI PENINDAKAN KARYOTO KE DEWAS KPK ATAS DUGAAN PELANGGARAN ETIK KASUS OTT UNJ   TERDAKWA KASUS KEPEMILIKAN NARKOTIKA, VANESSA ANGEL, MINTA KERINGANAN HUKUMAN SAAT BACAKAN PLEDOI   PEMKAB BOGOR BERLAKUKAN TES CEPAT COVID-19 SECARA ACAK DI SEJUMLAH LOKASI WISATA SAAT LIBUR PANJANG PEKAN INI   HARI INI, POLDA METRO JAYA PANGGIL SEMUA KEPALA SEKOLAH DI JABODETABEK CEGAH PELAJAR IKUT UNJUK RASA   BPBD MENCATAT 5 DESA DAN JALAN RAYA DI CILACAP, JAWA TENGAH, TERENDAM BANJIR SETINGGI 1,5 METER   BERKAS TERSANGKA PELAKU PENUSUKAN SYEKH ALI JABER DILIMPAHKAN KE KEJAKSAAN NEGERI LAMPUNG   KLHK MENGATAKAN JIKA DIKONTROL DENGAN BAIK, AKTIVITAS WISATA TIDAK MEMBAHAYAKAN POPULASI KOMODO DI PULAU RINCA    KLHK SEBUT PENGGUNAAN ALAT BERAT DI PULAU RINCA KARENA TIDAK DIMUNGKINKAN MENGGUNAKAN TENAGA MANUSIA   KEMENTERIAN LHK: AKTIVITAS PEMBANGUNAN PARIWISATA SELAMA INI TIDAK PENGARUHI PERILAKU KOMODO    GUBERNUR ANIES BASWEDAN IMBAU MASYARAKAT TETAP TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN MESKI LIBUR BERSAMA KELUARGA   PT KERETA API INDONESIA IMBAU CALON PENUMPANG LAKUKAN TES CEPAT COVID-19 SATU HARI SEBELUM JADWAL KEBERANGKATAN    KPU SOLO TAMBAHKAN MATERI DEBAT PILKADA SOAL STRATEGI PASLON TENTANG PENANGANAN DAN PENCEGAHAN COVID-19   KPU SOLO GELAR DEBAT PERDANA CALON WALI KOTA DAN WAKIL WALI KOTA JUMAT, 6 NOVEMBER 2020    MENKO PMK MENGATAKAN PEMERINTAH BANYAK MELAKUKAN LOMPATAN BESAR DALAM PERKEMBANGAN FASILITAS LAYANAN KESEHATAN