Kompas TV regional berita daerah

Tawuran Dua Kelompok Warga, Diduga Akibat Dendam Lama

Kamis, 28 Mei 2020 | 19:08 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.TV - Diduga dendam lama dua kelompok warga di makassar sulawesi selatan terlibat tawuran di pasar karuwisi. Aparat gabungan yang tiba di lokasi lansung membubarkan dua kelompok warga yang bertikai.

Dua kelompok warga yang saling serang di pasar karuwisi yang berbatasan dengan kecamatan panakukkang dan kecamatan makassar ini langsung dibubarkan oleh aparat kepolisian.  Usai membubarkan tawuran polisi yang melakukan penyisiran menemukan sejumlah busur panah yang digunakan dalam pertikaian ini.

Di duga tawuran dipicu dendam lama diantara dua kelompok warga. Untuk mencegah aksi susulan pihak kepolisian gabungan polsek makassar dan polsek panakukkang melakukan patroli dan penjagaan di lokasi kejadian.

"Sudah berapa tahun yang lalu itu. Sudah puluhan tahun itu memang sudah begitu, pada saat mau menjelang bulan puasa memang sih muncul (terjadi tawuran)," ujar Komandan Tim Penikam Polrestabes Makassar Ipda Arif Muda saat dimintai konfirmasi terpisah.

"Di mana-mana perang kelompok kan, muncul itu. Itu kan sudah satu kegiatan remaja apakah iseng atau bagaimana," imbuhnya.

Arif menduga aksi tawuran yang kerap terjadi di antara kedua kubu ini memicu masalah baru yang tak ada ujungnya. Selain ketersinggungan oknum geng, tawuran kali ini diduga bisa jadi karena adanya 'dendam lama'.

#KARUWISI
#TAWURAN
#DENDAMLAMA

 

Editor : KompasTV Makassar



BERITA LAINNYA


Peristiwa

PPP Jawab Kabar Wapres ke-9 Hamzah Haz

Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:28 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:45
HARI INI, TERDAKWA DJOKO TJANDRA KEMBALI JALANI SIDANG KASUS SURAT JALAN PALSU DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL MINTA TNI-POLRI PERKUAT PATROLI PROTOKOL KESEHATAN DI OBYEK WISATA SELAMA LIBUR PANJANG    KEMENKOP UKM MASIH KUMPULKAN TAMBAHAN DATA PEMERIMA BANTUAN SOSIAL BAGI YANG TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   POLISI IMBAU MAHASISWA YANG BERUNJUK RASA WASPADAI PENYUSUP SAAT MENYAMPAIKAN ASPIRASI   IRAN MENCATAT ADA 337 KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DALAM 24 JAM TERAKHIR    CEGAH PENYEBARAN COVID-19, KEMENHUB MINTA PENYEDIA JASA TRANSPORTASI TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   MAJELIS ULAMA INDONESIA AKAN BAHAS BAHAYA KOMUNISME DALAM MUSYAWARAH NASIONAL 25-28 NOVEMBER 2020    MENKO POLHUKAM: BUKAN TIDAK MUNGKIN DI ANTARA PENGUNJUK RASA ADA PENYUSUP YANG INGIN MENCARI MARTIR   POLDA METRO JAYA TANGKAP 2 PENGELOLA GRUP FACEBOOK STM SE-JABODETABEK UNTUK KASUS KERICUHAN TOLAK UU CIPTA KERJA   POLRES JAKARTA PUSAT SIAGAKAN 6.000 PERSONEL KAWAL UNJUK RASA TOLAK UU CIPTA KERJA DI ISTANA NEGARA   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,6 YANG TERJADI DI PANGANDARAN, JAWA BARAT, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   BMKG MEMPERKIRAKAN SEBAGIAN WILAYAH JAKARTA BERPOTENSI HUJAN DISERTAI PETIR PADA SORE DAN MALAM HARI   DITLANTAS POLDA METRO JAYA SIAPKAN 9 RUTE REKAYASA LALU LINTAS BAGI PENGENDARA DI SEKITAR ISTANA KEPRESIDENAN   ADA UNJUK RASA, DITLANTAS POLDA METRO JAYA IMBAU PENGGUNA JALAN HINDARI KAWASAN MONAS DAN ISTANA MULAI PUKUL 10.00 WIB