Kompas TV klik360 cerita indonesia

Viral Cuitan Dokter: Penanganan Corona Surabaya Bobrok?

Kamis, 28 Mei 2020 | 14:15 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Sebuah utas atau ulasan terkait carut marut dan lambatnya penanganan covid 19 oleh Pemkot Surabaya viral di media sosial twitter.

Utas tersebut dibuat oleh akun yang mengaku sebagai seorang dokter atau tenaga kesehatan yang tengah berjuang merawat pasien covid di Surabaya.

Utasan twitter ini diunggah tanggal 26 mei 2020 oleh akun atas nama Aditya C Janottama.

Dalam utas yang telah di-retweet lebih dari 8 ribu kali dan mendapatkan like lebih dari 13 ribu ini, mengeluhkan lambat dan carut marutnya penanganan Covid 19 di kota Surabaya.

Dalam utas tersebut pemilik akun mengkritisi minimnya bantuan APD dan Ventilator bagi tenaga medis dari Pemkot Surabaya.

Banyaknya program penanganan Covid-19 yang tidak tepat sasaran hingga pelaksanaan PSBB yang terkesan asal-asalan di wilayah Surabaya.

Viralnya cuitan tersebut pun mendapat tanggapan dari Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Covid-19 Surabaya, Muhamad Fikser.

Ia membantah tidak adanya bantuan APD bagi tenaga kesehatan di Surabaya. Fikser juga mengajak pemilik akun untuk mediasi dan berdiskusi bersama terkait gagasan atau inovasi penanganan Covid di Surabaya.

Namun, setelah menjadi viral, akun @cakasana membuat klarifikasi terkait pendapatnya itu di media sosial. Dirinya menjelaskan, rumah sakit tempat dia bekerja telah mendapat bantuan APD, baik dari Pemkot Surabaya maupun Pemprov Jatim. Akun tersebut juga meminta maaf atas kesalahan informasi yang dia perbuat.

"Klarifikasi: Baru ngobrol sama orang RS dan saya dapat beberapa info akhirnya. Untuk di RS saya bekerja sendiri, kami dapat bantuan dari semua pihak (Pemkot, pemprov, dan pihak2 lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu). Untuk ini saya harus minta maaf. Ada kesalahan," tulis akun tersebut. 
 

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19