Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Bayang-bayang Risiko Kredit Macet

Kamis, 28 Mei 2020 | 12:35 WIB

KOMPAS.TV - Potensi dana yang harus digelontorkan untuk restrukturisasi kredit perbankan akibat Covid-19 bisa mencapai angka 1.300 an triliun rupiah.

Sampai 18 Mei lalu, realisasi restrukturisasi kredit sudah mencapai 458,8 triliun rupiah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghitung potensi besaran restrukturisasi dari jumlah debitor sebesar 15,2 juta yang mengajukan restrukturisasi.

Kredit non UMKM jumlah debitornya lebih kecil dibanding sektor UMKM, yaitu 2,6 juta berbanding 12,6 juta debitur.

Tapi kalau dilihat dari nilainya, restrukturisasi kredit non-UMKM lebih besar mencapai 756 triliun rupiah, sementara UMKM 551 triliun rupiah.

Hal yang sama juga terjadi dinilai realisasi.

Dengan jumlah debitor non-UMKM yang lebih kecil, nilainya lebih besar ketimbang kredit UMKM, 233 triliun rupiah berbanding 225 triliun rupiah untuk UMKM.

Sudah ada restrukturisasi tapi risiko kredit macet masih membayangi.

OJK mencatat, rasio non performing loan (NPL) gross perbankan hingga April naik ke level 2,89 persen.

Padahal di bulan Desember 2019 rasio NPL atau rasio yang menunjukkan tingkat kredit macet bank ada di angka 2,53 persen.
Padahal OJK juga sudah merelaksasi ketentuan kolektabilitas kredit terimbas pandemi dengan nilai maksimum 10 miliar rupiah, tidak dikategorikan kredit macet.

Beberapa perbankan memproyeksi risiko kredit macet masih akan terjadi hingga akhir tahun.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:46
STAF KHUSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP ROMO BENNY SUSETYO MINTA MASYARAKAT LAPOR JIKA TEMUKAN GERAKAN KOMUNISME    PEMKOT DENPASAR, BALI, KESULITAN CARI HOTEL TEMPAT KARANTINA PASIEN COVID-19   SATPOL PP BANDUNG, JAWA BARAT, KUMPULKAN DENDA RP 47 JUTA DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    WAKIL BUPATI KUBU RAYA, KALBAR, SUJIWO, UMUMKAN DIRINYA TERINFEKSI COVID-19   SOAL IZIN UMRAH, KEMENAG SEBUT PIHAKNYA MASIH MENUNGGU DAN BERKOORDINASI DENGAN PIHAK PERWAKILAN DI KJRI JEDDAH    DITJEN KEMENAG: BELUM ADA KEPASTIAN TERKAIT IZIN KEBERANGKATAN JEMAAH UMRAH INDONESIA   WAGUB DKI SEBUT MOBILITAS WARGA TURUN SELAMA PENERAPAN PSBB   WAGUB DKI SEBUT RUMAH PASIEN COVID-19 YANG JALANI ISOLASI MANDIRI HARUS DIBERI TANDA AGAR PETUGAS DAN MASYARAKAT TAHU   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM MENILAI PEMBERIAN SANKSI SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN TIDAK EFEKTIF   PEMKAB TASIKMALAYA, JAWA BARAT, UNGKAP 86 ORANG TERKONFIRMASI COVID-19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN   BUPATI CIREBON IMRON ROSYADI TERBITKAN SURAT EDARAN PENIADAAN TRADISI MAULUDAN AKIBAT PANDEMI COVID-19   KOORDINATOR OPERASIONAL RSD WISMA ATLET: PERSENTASE KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 MENINGKAT DARI 71 MENJADI 75 PERSEN   PEMKOT SERANG, BANTEN, SIAPKAN 5 RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 SETELAH KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT   LIPI: PILKADA SAAT PANDEMI BUKANLAH SIKAP BIJAK DARI PEMERINTAHAN DEMOKRATIS YANG TERBENTUK ATAS KEHENDAK RAKYAT