HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Pekerja Asing asal China Mengamuk di Bandara

Kamis, 28 Mei 2020 | 11:47 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.TV – Seorang tenaga kerja asing asal China mengamuk saat hendak dipulangkan ke negaranya melalui Bandara Banyuwangi Jawa Timur pada Selasa (26/05). Ia menolak dipulangkan ke negaranya dengan cara bersembunyi di kolong bus yang parkir di Bandara.

Karyawan tersebut diketahui bernama Cui Changqing, yang merupakan karyawan pabrik semen di Kabupaten Jember.

Peristiwa tersebut terjadi saat Cui Changqing tiba di Bandara Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi dengan diantar bus milik perusahaannya, PT. Sinoma Engineering.

Namun pria berusai 45 tahun tersebut tiba-tiba menolak turun dari bus dan mengamuk. Tak lama kemudian ia melepas baju serta sepatunya dan langsung sembunyi di bawah kolong bus sambil berteriak-teriak menggunakan bahasa China.

Sejumlah teman kerjanya dibantu petugas bandara dan kepolisian berusaha membujuk Cui Changqing agar mau keluar.

Bahkan Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi terpaksa ikut merayu dengan menggunakan bantuan kamus google translate agar bisa berkomunikasi dengan pria asing tersebut.

Setelah berada di kolong bus selama 6 jam, pekerja asing asal China tersebut akhirnya mau keluar. Namun Cui Changqing  tidak jadi dipulangkan, karena menolak dan ingin tetap bertahan di Kabupaten Jember. 

Belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab ia menolak dipulangkan ke negara asalnya.

Eksekutif General Manager Bandara Banyuwangi, Heru Karyadi mengatakan ada 145 pekerja asing asal China yang dipulangkan menggunakan pesawat Batik Air. 

Mereka dipulangkan setelah Bandara Banyuwangi kembali beroperasi. Mereka dipulangkan dari Banyuwangi langsung ke Guangzhou China.

Selain Cui Cangqing, ada 3 orang pekerja lainnya, yang juga tidak jadi dipulangkan, karena hasil rapid testnya belum keluar.

Pihak Imigrasi akan melakukan pengecekan seluruh dokumen pekerja asing, yang tidak jadi dipulangkan. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah visanya masih berlaku.

 

#TenagaKerjaAsing #PabrikSemen #BandaraBanyuwangi

Editor : KompasTV Jember



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:18
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.189 ORANG: 779 SEMBUH, 93 MENINGGAL DUNIA, 317 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 5.310 POSITIF, 2.064 SEMBUH, 187 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 5.914 POSITIF, 2.115 SEMBUH, 258 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 7.294 POSITIF, 3.162 SEMBUH, 239 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 15.324 POSITIF, 9.721 SEMBUH, 706 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 17.230 POSITIF, 6.961 SEMBUH, 1.247 MENINGGAL DUNIA   JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA    PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237,18 M   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 463 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 80,094 POSITIF, 39,050 SEMBUH, 3,797 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 1.122.339 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 161 LABORATORIUM