HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Calon Penumpang Cari Info Persyaratan Naik Kereta Api

Kamis, 28 Mei 2020 | 11:45 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Dibukanya kereta api khusus membuat sejumlah pekerja asal Jawa Tengah berencana kembali ke Jakarta. Namun, banyak diantaranya yang belum mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa pulang ke Ibukota Jakarta dengan menggunakan kereta api khusus ini.

Sejumlah calon penumpang kereta api khusus terlihat mendatangi Stasiun Kereta Api Tawang Semarang, guna menanyakan persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa naik kereta ini.

Salah satu calon penumpang yang mencari informasi tersebut adalah Supandi, warga asal Demak. Supandi mengaku sedang mencarikan tiket kereta api untuk anaknya yang akan balik ke Banten. Sang anak balik ke Banten karena harus mengajar di sebuah pondok pesantren.

Sementara, calon penumpang lain Yustinus, warga Semarang, juga mencari info syarat untuk bisa naik kereta api khusus ini. Ia mengaku sudah memiliki seluruh persyaratan untuk memasuki wilayah DKI Jakarta, termasuk surat ijin keluar masuk atau SIKM. Namun untuk menggunakan kereta api luar biasa ini, dirinya mengaku kurang persyaratan harus melakukan rapid test.

Stasiun Tawang Semarang sendiri meski disaat arus balik Lebaran tetap terlihat lengang. Tak banyak calon penumpang yang berada di lokasi untuk membeli tiket kereta api luar biasa. Mereka yang memenuhi persyaratan, baru diperbolehkan untuk membeli tiket kereta api ini.

#KeretaApiLuarbiasa #StasiunTawang #ArusBalikLebaran

 

Editor : KompasTV Jateng



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:37
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.189 ORANG: 779 SEMBUH, 93 MENINGGAL DUNIA, 317 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 5.310 POSITIF, 2.064 SEMBUH, 187 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 5.914 POSITIF, 2.115 SEMBUH, 258 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 7.294 POSITIF, 3.162 SEMBUH, 239 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 15.324 POSITIF, 9.721 SEMBUH, 706 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 17.230 POSITIF, 6.961 SEMBUH, 1.247 MENINGGAL DUNIA   JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA    PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237,18 M   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 463 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 15 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 80,094 POSITIF, 39,050 SEMBUH, 3,797 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 15 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 1.122.339 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 161 LABORATORIUM