HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Pandemi Corona, Gubernur Khofifah Tak Lebaran Bersama Keluarga

Senin, 25 Mei 2020 | 00:27 WIB

KOMPAS.TV - Sejak tiga hari lalu jelang Idul Fitri , Provinsi Jawa Timur telah mencatat penambahan kasus Corona tertinggi di Indonesia.

Namun fakta itu ternyata bukan jadi hambatan bagi ribuan warga Kota Malang, untuk tetap memadati Masjid Jami, Kota Malang, Jawa Timur pagi tadi, dan melaksanakan Salat Ied berjamaah.

Ancaman penularan virus Corona, tak mengurangi antusias ribuan warga di Kota Malang, Jawa Timur, menjalankan Shalat Ied pagi ini.

Satu persatu jemaah yang masuk , diperiksa satu persatu, mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pengurus Masjid Jami Kota Malang.

Pembatasan jarak di tengah masjid, membuat sebagian warga, shalat di halaman masjid.

Apa yang terlihat pagi tadi di Masjid Jami, Kota Malang, menjadi berbeda dengan imbauan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sebelum memimpin takbiran online di Surabaya, Sabtu 23 Mei, Gubernur Khofifah jelas mengimbau warga Jatim, tetap berada di rumah, memutus penularan Corona.

Kasus baru penularan Jawa Timur, dalam tiga hari terakhir, bertambah seribu lebih, tertinggi di Indonesia.

Pada 21 Mei, kasus baru Corona Jatim mencapai 502 , 22 Mei ada 131, dan melonjak lagi 466 pada 23 Mei.

Sementara pusat penularan Corona , DKI Jakarta, berada di urutan kedua penambahan kasus baru.

21 Mei , DKI Jakarta mencatat 65 kasus baru, 22 Mei = 99 kasus , dan 115 kasus baru di 23 Mei.

Jubir Penanganan Covid-19 , Achmad Yurianto menyebut, penambahan kasus baru sebagai rekor tertinggi dan mengkhawatirkan.

Tingkat kepatuhan aturan pembatasan sosial di Jawa Timur, menjadi sorotan berbagai pihak.

Pemprov Jatim mencatat sekitar 15 ribu pelanggaran pembatasan sosial Surabaya Raya, yang akan berakhir Senin, 25 besok.

Editor : Aleksandra Nugroho



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:09
JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA   WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.140 ORANG: 752 SEMBUH, 77 MENINGGAL DUNIA, 311 DALAM PERAWATAN    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 3.700 POSITIF, 1.718 SEMBUH, 178 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 4.738 POSITIF, 1.567 SEMBUH, 215 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 5.974 POSITIF, 2.197 SEMBUH, 200 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 12.667 POSITIF, 8.036 SEMBUH, 649 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 14.321 POSITIF, 4.996 SEMBUH, 1.053 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 456 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 66.226 POSITIF, 30.785 SEMBUH, 3.309 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 946.054 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 144 LABORATORIUM   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 38.702 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.471 ORANG