HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Provinsi Jawa Timur Cetak Tambahan Kasus Corona Tertinggi, 3 Hari Terakhir!

Senin, 25 Mei 2020 | 00:18 WIB

KOMPAS.TV - Sejak tiga hari lalu jelang Idul Fitri , Provinsi Jawa Timur telah mencatat penambahan kasus Corona tertinggi di Indonesia.

Namun fakta itu ternyata bukan jadi hambatan bagi ribuan warga Kota Malang, untuk tetap memadati Masjid Jami, Kota Malang, Jawa Timur pagi tadi, dan melaksanakan Salat Ied berjamaah.

Ancaman penularan virus Corona, tak mengurangi antusias ribuan warga di Kota Malang, Jawa Timur, menjalankan Shalat Ied pagi ini.

Satu persatu jemaah yang masuk , diperiksa satu persatu, mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pengurus Masjid Jami Kota Malang .,

Pembatasan jarak di tengah masjid, membuat sebagian warga, shalat di halaman masjid.

Apa yang terlihat pagi tadi di Masjid Jami, Kota Malang, menjadi berbeda dengan imbauan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sebelum memimpin takbiran online di Surabaya, Sabtu 23 Mei, Gubernur Khofifah jelas mengimbau warga Jatim, tetap berada di rumah, memutus penularan Corona.

Kasus baru penularan Jawa Timur, dalam tiga hari terakhir, bertambah seribu lebih, tertinggi di Indonesia.

Pada 21 Mei, kasus baru Corona Jatim mencapai 502 , 22 Mei ada 131, dan melonjak lagi 466 pada 23 Mei.

Sementara pusat penularan Corona , DKI Jakarta, berada di urutan kedua penambahan kasus baru.

21 Mei , DKI Jakarta mencatat 65 kasus baru, 22 Mei = 99 kasus , dan 115 kasus baru di 23 Mei.

Jubir Penanganan Covid-19 , Achmad Yurianto menyebut, penambahan kasus baru sebagai rekor tertinggi dan mengkhawatirkan.

Tingkat kepatuhan aturan pembatasan sosial di Jawa Timur, menjadi sorotan berbagai pihak.

Pemprov Jatim mencatat sekitar 15 ribu pelanggaran pembatasan sosial Surabaya Raya, yang akan berakhir Senin, 25 besok.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:00
AHMAD RIZA PATRIA MINTA PIHAK RUMAH SAKIT SWASTA TAK PASANG HARGA "RAPID TEST" & "SWAB TEST" DENGAN HARGA TINGGI    WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA DUKUNG KEMENKES YANG MENETAPKAN BIAYA "RAPID TEST" RP 150.000    PENELITI PERLUDEM FADHLI RAMADHANI: TINGKAT PARTISIPASI DALAM PILKADA 2020 SULIT MENINGKAT KARENA PANDEMI KORONA   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: KAPASITAS INDUSTRI LOKAL MASIH TERBATAS PRODUKSI ALAT TES DIAGNOSIS CEPAT KORONA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 TEGASKAN MASKER JADI KUNCI UNTUK MENCEGAH PENULARAN KORONA LEWAT UDARA    GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: UDARA DINGIN & RUANG TERTUTUP TINGKATKAN POTENSI PENULARAN KORONA LEWAT UDARA    IKUT JEMPUT ETY TOYYIB DI BANDARA, PIMPINAN MPR JAZILUL FAWAID JALANI TES PCR DAN DINYATAKAN NEGATIF KORONA    TENAGA KERJA INDONESIA YANG LOLOS DARI HUKUMAN MATI DI ARAB SAUDI, ETY BINTI TOYYIB, DINYATAKAN POSITIF KORONA   POLDA METRO JAYA: SATU ANGGOTA POLSEK TAMBUN MENINGGAL KARENA KORONA BERSTATUS ORANG TANPA GEJALA (OTG)    WALI KOTA SUKABUMI ACHMAD FAHMI SEBUT SEKOLAH TATAP MUKA BELUM BISA DILAKSANAKAN 13 JULI 2020    WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT DISIPLIN MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN HARUS JADI KEBIASAAN BARU   JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO AKUI DIKSI "NEW NORMAL" SALAH, GANTI DENGAN ADAPTASI KEBIASAAN BARU   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL: JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DI SEKOLAH CALON PERWIRA ANGKATAN DARAT 1.200 ORANG   AHLI EPIDEMIOLOGI WINDHU PURNOMO: KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT KARENA PELAKSANAAN TES COVID-19 SEMAKIN MASIF