HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Zona Merah, MUI: Berbondong-bondong Shalat Ied di Masjid itu Berisiko!

Sabtu, 23 Mei 2020 | 23:02 WIB

KOMPAS.TV - Di tengah pandemi solidaritas terhadap sesama semakin menguat.

Pemanfaatan Zakat fitrah di masa pandemi, menjadi bagian kepedulian umat Muslim dan dapat disalurkan untuk warga yang terdampak Covid-19.

Idul Fitri 1441 Hijriah, kali ini terasa berbeda bagi umat Muslim dunia, termasuk Indonesia.

Idul fitri di tengah pandemi berdampak besar dalam kehidupan sosial masyarakat.

Tidak hanya dalam aspek kesehatan, tapi juga berdampak pada ekonomi, sosial dan budaya.

Imbas pada sektor ekonomi, banyak masyarakat kehilangan penghasilan.

Solidaritas dan  kepedulian terhadap sesama pun terus muncul masyarakat, untuk saling membantu.

Presiden Jokowi menyebut, pemerintah sangat terbantu dengan banyaknya aksi solidaritas masyarakat untuk warga terdampak virus Corona.

Menyisihkan harta dengan zakat fitrah pun, bagian dari kasih sayang umat untuk sesama terdampak warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Terkait penyaluran zakat fitrah di masa pandemi Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa, bahwa zakat fitrah dapat digunakan untuk kepentingan penanggulangan wabah corona dan dampaknya,  dengan berbagai ketentuan.

Sementara itu, Direktur Badan Zakat Nasional, Baznas menyebut, penyaluran zakat fitrah masyarakat di era pandemi, bisa dilakukan secara online.

Hal itu menjadi pilihan untuk menghindari pemberian zakat secara masif di satu lokasi, yang menyebabkan kerumunan orang.

Masa pandemi, menjadi ujian bagi rasa kemanusiaan.

Kepedulian masyarakat kepada sesama, diharapkan bisa membantu percepatan pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:25
KOMISI X DPR MEMINTA PEMERINTAH JAMIN AKSES TEKNOLOGI BAGI SISWA UNTUK BELAJAR DARING   WAPRES MA'RUF AMIN: TREN “MODEST FASHION” BISA MENGANGKAT PASAR DOMESTIK DAN EKSPOR INDONESIA   PRESIDEN JOKOWI: PENDIDIKAN KARAKTER PENTING UNTUK LAHIRKAN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL   TERKAIT PILKADA SAAT PANDEMI, KPU KURANGI TARGET PARTISIPASI PEMILIH JADI 77,5 PERSEN   KEMENTERIAN ESDM PASTIKAN TARIF LISTRIK PERIODE 1 JULI HINGGA 30 SEPTEMBER 2020 TAK ALAMI KENAIKAN   SATGAS REHABILITASI OPS AMAN NUSA DUA MELAKUKAN KONSELING 375.797 WARGA YANG TERDAMPAK KORONA   BARESKRIM POLRI & JAJARAN POLDA MENYATAKAN TELAH TANGANI 104 KASUS HOAKS   DINKES NTB IMBAU MASYARAKAT NTB BERUPAYA MENCEGAH DIRI, ANAK-ANAK, DAN KELUARGA DARI PENULARAN KORONA   DINKES NTB: KAPASITAS TEMPAT TIDUR PASIEN KORONA DI RUMAH SAKIT RUJUKAN & NON-RUJUKAN TERISI HAMPIR 100 PERSEN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PRESIDEN TARGETKAN VAKSIN KORONA DIPRODUKSI AKHIR 2020   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: DONOR PLASMA DARAH UNTUK BANTU PENGOBATAN PASIEN KORONA LAINNYA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 MINTA PASIEN KORONA YANG TELAH SEMBUH MENDONORKAN PLASMA DARAH   WAPRES MA'RUF AMIN: UMKM PERLU DISIAPKAN AGAR BISA BERGERAK SEUSAI PANDEMI KORONA   JAGA STABILITAS FINANSIAL DI MASA PANDEMI BERSAMA M ANDOKO. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID