HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Jangan Salah!! Begini Tata Cara Pelaksanaan Sholat Ied di Rumah

Sabtu, 23 Mei 2020 | 20:24 WIB

JAKARTA, KOMPASTV – Pemerintah mengimbau masyarakat untuk melaksanakan sholat idul fitri di rumah selama pandemi covid-19 atau virus corona.

Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia, Anwar Abbas mengatakan, sholat idul fitri bisa dilakukan di rumah, maupun di lapangan.

Sholat ied pun juga bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. 

Cara pelaksanaannya pun juga sama dengan pelaksanaan sholat ied di masjid maupun di tanah lapang.

Sholat dilaksanakan sebanyak dua rakaat.

“Pada rakaat pertama, kita akan membaca takbiratul ihram, kemudian membaca doa iftitah, kemudian takbir tujuh kali, setelah itu sudah sama dengan sholat biasa” ujar Anwar Abbas kepada Kompas TV.

Setelah rakaat pertama selesai dilaksanakan, rakaat kedua pun dilanjutkan.

Tak berbeda dengan sholat ied biasa, pada rakaat kedua, juga dimulai dengan takbir 5 kali.

“Kita membaca takbir 5 kali, sisanya sudah sama dengan yang biasa, tidak ada bedanya.

Baca Juga: Jangan Ditiru!! Warga Berdesak-desakan Masuk Mal Rangkas Bitung

Sholat idul fitri, biasanya dilengkapi dengan khotbah atau ceramah dari khatib yang bertugas.

Namun, untuk pelaksanaan sholat idul fitri di rumah, tidak ada kewajiban  untuk melaksanakan khotbah.

“Nggak wajib, itu  hanya untuk kesempurnaan sholat idul fitri. Jadi kalau seandainya, ada yang bisa khotbah, ya bagus. Tapi kalau tidak ada yang bisa, ya tidak masalah” imbuhnya.

Anjuran untuk melaksanakan sholat idul fitri di rumah ini adalah langkah pemerintah untuk memotong persebaran Covid-19 di Indonesia.

Sebab, hingga sampai saat ini persebaran covid-19 masih belum terkendalikan.

Editor : Abdur Rahim



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
05:11
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 5.439.559 POSITIF, 2.185.696 SEMBUH, 345.589 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 1.646.495 POSITIF, 366.736 SEMBUH, 97.811 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGAKU TAK LAGI MENGONSUMSI OBAT MALARIA, HIDROKSIKLOROKUIN, UNTUK MELAWAN KORONA   KEMENKES MALAYSIA: 38 WNI DI DEPO TAHANAN IMIGRASI DI SEPANG POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 297 NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIA KENDARI, SULAWESI TENGGARA, TERIMA REMISI LEBARAN   PEMKOT SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR, TETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT BANJIR HINGGA 4 JUNI 2020   SEBANYAK 16 PETAK TOKO DI PASAR RAYA PADANG, SUMATERA BARAT, HANGUS TERBAKAR   JUMLAH KASUS KORONA DI BENGKULU: 69 POSITIF, 9 SEMBUH, 2 MENINGGAL DUNIA   PEMKAB LEBONG, BENGKULU, TUTUP PINTU PERBATASAN HINGGA 27 MEI 2020 GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   MASA PEMBERLAKUKAN PSBB DI SURABAYA RAYA DIPERPANJANG HINGGA 8 JUNI 2020   DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI: KUALITAS UDARA JAKARTA SAAT LEBARAN 2020 JADI YANG TERBAIK SEJAK 5 TAHUN TERAKHIR   ACHMAD YURIANTO: KITA HARUS KEMBALI PRODUKTIF NAMUN TETAP AMAN DARI PENULARAN KORONA   JUBIR PEMERINTAH PENANGANAN KORONA, ACHMAD YURIANTO: BANYAK ANAK-ANAK YANG TERTULAR COVID-19 DARI ORANG DEWASA