Kompas TV internasional kompas dunia

Lockdown di Italia Dilonggarkan, Warga Boleh Saling Bertemu

Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:25 WIB

ROMA, KOMPAS.TV - Setelah melonggarkan pembatasan "Lockdown", roda ekonomi Italia perlahan mulai kembali bergulir.

Pemerintah Italia kini memperbolehkan pembukaan kelab malam, bar dan restoran, serta mengizinkan pertemuan warga.

Jumat malam waktu setempat, kehidupan malam roma, mulai berdenyut.

Titik-titik populer di pusat kota roma yang bersejarah pun kembali dipenuhi warga, yang bercengkerama bersama teman, walau tetap di bawah pengawasan ketat polisi, wajib jaga jarak minimal dua meter, serta memakai masker.

Mulai pekan ini, bar diperbolehkan membuka meja di luar ruangan, dengan protokol kesehatan.

Meski demikian Perdana Menteri Italia, Giusseppe Conte, mengingatkan, meski pembatasan "Lockdown" di italia telah dilonggarkan, bukan berarti warga bisa berpesta.

Namun kehidupan warga Italia belum sepenuhnya pulih. Mereka memasuki fase "New Normal" di mana mereka masih harus mengikuti sejumlah protokol kesehatan.

Meski lockdown telah dibuka, bukan berarti virus sudah lenyap. Untuk itulah, pemerintah Italia masih melarang beberapa kegiatan seperti pertemuan sosial, serta wajib menggunakan masker saat berada di ruang publik yang tertutup dan di tansportasi umum.

Selain itu, kegiatan pemakaman telah diperbolehkan namun hanya memperbolehkan maksimal 15 orang orang pelayat, sedangkan untuk kegiatan pernikahan masih harus menunggu.

Tak hanya Italia, sejumlah negara lain di Eropa juga telah membuka lockdown di negaranya. Seperti di Jerman, sejak Senin (4/5/2020), anak-anak telah kembali bersekolah untuk pertama kalinya sejak diberlakukan lockdown.

Kemudian Polandia telah mengizinkan toko-toko kecil kembali beroperasi namun tetap menghimbau penggunaan masker ketika di toko dan transportasi umum.
 

Penulis : Merlion Gusti

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19