Kompas TV regional berita daerah

Mahasiswi Terjebak di Medan saat Penelitian Tesis, Tidak Bisa Mudik ke Jakarta

Sabtu, 23 Mei 2020 | 09:10 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Lebaran dan Ramadhan kali ini memang jauh berbeda.

Termasuk yang dirasakan para perantau yang memang tidak diperbolehkan untuk mudik.

Salah satunya seorang mahasiswi S2 asal Jakarta, harus bertahan dan tetap menjalani kuliah secara online.

Selain dibayangi covid 19, lebaran tahun ini juga harus dijalani jauh dari orang tua.

Regina Septiarini Safri, mahasiswi S2 Universitas Indonesia Jakarta, terjebak di Kota Medan Sumatera Utara, saat pandemi covid-19 melanda Indonesia.

Tiga bulan lamanya Regina tinggal di Medan.

Sebelumnya Regina hanya menginap beberapa hari kini harus mencari kontrakan karena tidak bisa kembali ke Jakarta.

Regina juga harus mengikuti perkuliahan secara daring. Termasuk untuk konseling tesis.

Regina terjebak di medan saat hendak mengumpulkan bahan penelitian tesis S2 nya yang sedang dijalani.

Ternyata semakin lama jumah pasien positif corona kian bertambah hingga akhirnya dia terpaksa tidak pulang ke Jakarta.

Di akhir bulan ramadhan ini, Regina mengaku sedih.

Tetapi apa yang dia putuskan harus diambil demi menjaga kesehatan keluarganya di rumah.

Saat ini Regina menjalani hari-harinya di kota yang belum terlalu dikenalnya.

Dia juga harus beradaptasi dengan kultur budaya, dan  tetap waspada terhadap covid 19, di kota Medan yang jumlahnya masih cukup tinggi. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:05
PEMPROV JAWA TIMUR SIAPKAN RS DARURAT LAPANGAN GUNA TANGANI LONJAKAN KASUS COVID-19 DI BANGKALAN   KLHK BENTUK SATUAN PELAKSANAAN, PENGAWASAN, & PENGENDALIAN KAWAL UU CIPTA KERJA BIDANG LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN   KEMENPERIN GENJOT DAYA SAING DAN EKSPOR INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) MAKANAN DAN MINUMAN   WALI KOTA MADIUN MAIDI SEBUT MENKES AKAN MENAMBAH JATAH VAKSIN BAGI KOTA MADIUN   GANDENG KPK, WALI KOTA SEMARANG HENDRAR PRIHADI TEGASKAN KOMITMEN CEGAH DAN BERANTAS KORUPSI   SATGAS BEKASI TINGKATKAN KAPASITAS PELAYANAN PEMERIKSAAN UNTUK MENDETEKSI COVID-19 JADI 5.000 TES PER HARI   KETUA PB IDI INGATKAN BAHAYA VIRUS KORONA VARIAN DELTA BAGI IBU HAMIL, IBU MENYUSUI, DAN ANAK-ANAK   KETUA PB IDI DAENG MUHAMMAD FAQIH: BEBAN NAKES MENINGKAT DRASTIS DI DAERAH DENGAN LONJAKAN KASUS COVID-19   KASUS COVID-19 MELONJAK, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN AJAK WARGA IBU KOTA HABISKAN AKHIR PEKAN DI RUMAH SAJA   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALI KOTA DEPOK TINGKATKAN "WORK FROM HOME" DARI 50 MENJADI 70 PERSEN   JUBIR SATGAS COVID-19: BODETABEK DAN BANDUNG RAYA MULAI BISA VAKSINASI WARGA USIA 18 TAHUN KE ATAS   IDI: VIRUS KORONA VARIAN DELTA LEBIH BERBAHAYA, BANYAK MENYERANG ORANG BERUSIA MUDA   DINKES DKI: PASIEN COVID-19 YANG AKAN DIISOLASI DI RUSUN NAGRAK HARUS MELALUI RUJUKAN PUSKESMAS TERLEBIH DAHULU   DINKES DKI:RUSUN NAGRAK DISIAPKAN UNTUK ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19 YANG TERUS TERJADI DI DKI JAKARTA