HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berkas kompas

Stigma Negatif Masih Membayangi Pemulung | Hidup Susah Menantang Corona - BERKAS KOMPAS (Bag3)

Sabtu, 23 Mei 2020 | 00:37 WIB

Karena tuntutan ekonomi pemulung terpaksa masih beraktivitas di tengah pemberlakukaan aturan pembatasan sosial berskala besar.

Membuat penghasilan pemulung berkurang. Tetapi hasil pulungan tak berbuah manis. Hampir semua harga barang bekas yang dijual oleh pemulung turun drastis. 

Berbagai persoalan dihadapi oleh pemulung. Tak tak hanya pendapatan yang menurun akibat pandemi covid 19, pemulung juga rentan terinfeksi virus corona karena bersentuhan dengan sampah.

Setiap hari bersentuhan dengan sampah membuat pemulung menjadi kelompok yang rentan terjangkit corona.

Kekhawatiran pemulung tertular virus corona bukan tanpa alasan. Ketika masyarakat berusaha menjaga kebersihan diri, pemulung justru bergelut dengan kotornya sampah.

Risiko tertular corona kian besar saat sampah medis seperti alat suntik dan botol infus bekas/ juga jadi barang temuannya.

Berbagai persoalan hidup menjerat pemulung. Di awal tahun 90 – an pemulung sempat dilabeli pahlawan kebersihan karena dianggap ujung rombak memerangi sampah.

Tetapi seiring berjalannya waktu , pekerjaan ini dilabeli penilaian buruk. Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh litbang kompas, kesan negatif masih membayangi pemulung.

Masih ada responden yang menyatakan pemulung sebagai orang malas. Meski begitu hampir mayoritas responden menyatakan kasian ketika pertama kali melihat pemulung.

#BerkasKompas #VirusCorona #Pemulung

Editor : Novian Zainul Arifin



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:10
KOMISI X DPR MEMINTA PEMERINTAH JAMIN AKSES TEKNOLOGI BAGI SISWA UNTUK BELAJAR DARING   WAPRES MA'RUF AMIN: TREN “MODEST FASHION” BISA MENGANGKAT PASAR DOMESTIK DAN EKSPOR INDONESIA   PRESIDEN JOKOWI: PENDIDIKAN KARAKTER PENTING UNTUK LAHIRKAN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL   TERKAIT PILKADA SAAT PANDEMI, KPU KURANGI TARGET PARTISIPASI PEMILIH JADI 77,5 PERSEN   KEMENTERIAN ESDM PASTIKAN TARIF LISTRIK PERIODE 1 JULI HINGGA 30 SEPTEMBER 2020 TAK ALAMI KENAIKAN   SATGAS REHABILITASI OPS AMAN NUSA DUA MELAKUKAN KONSELING 375.797 WARGA YANG TERDAMPAK KORONA   BARESKRIM POLRI & JAJARAN POLDA MENYATAKAN TELAH TANGANI 104 KASUS HOAKS   DINKES NTB IMBAU MASYARAKAT NTB BERUPAYA MENCEGAH DIRI, ANAK-ANAK, DAN KELUARGA DARI PENULARAN KORONA   DINKES NTB: KAPASITAS TEMPAT TIDUR PASIEN KORONA DI RUMAH SAKIT RUJUKAN & NON-RUJUKAN TERISI HAMPIR 100 PERSEN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PRESIDEN TARGETKAN VAKSIN KORONA DIPRODUKSI AKHIR 2020   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: DONOR PLASMA DARAH UNTUK BANTU PENGOBATAN PASIEN KORONA LAINNYA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 MINTA PASIEN KORONA YANG TELAH SEMBUH MENDONORKAN PLASMA DARAH   WAPRES MA'RUF AMIN: UMKM PERLU DISIAPKAN AGAR BISA BERGERAK SEUSAI PANDEMI KORONA   JAGA STABILITAS FINANSIAL DI MASA PANDEMI BERSAMA M ANDOKO. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID