HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Ketatkan PSBB, Pemeriksaan Pemudik Masuk Karawang Akibatkan Macet Panjang

Jumat, 22 Mei 2020 | 23:02 WIB

KOMPAS.TV - Situasi penyekatan larangan mudik di sejumlah daerah.

Salah satunya di Jalan Kalimalang yang menjadi jalanan arteri menuju wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Hingga Jumat (22/5/2020) malam, polisi di pos penjagaan Sumber Arta Kalimalang, memeriksa satu persatu kendaraan yang dicurigai akan bermudik ke wilayah Jawa Tengah.

Ini merupakan hari pertama pemberlakuan PSBB fase ketiga di cek poin Kalimalang.

Puluhan kendaraan yang diketahui akan bermudik dan melanggar PSBB diputarbalikkan.

Petugas juga memeriksa surat izin keluar masuk Jakarta.

Di Purwakarta, Jawa Barat, arus lalu lintas di ruas tol cipali di kilometer 73 Cikopo terpantau sepi.

Namun, terlihat ada beberapa bus antar kota antar provinsi yang melintas.

Sepinya arus mudik ini lantaran banyak kendaraan yang hendak menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur diputarbalikkan di wilayah Bekasi.

Di Cirebon, Jawa Barat, kondisi arus lalu lintas di jalur utama pantura ramai oleh kendaraan roda empat dan roda dua, serta bus angkutan umum.

Sejumlah pemudik terlihat menggunakan motor dengan kecepatan tinggi dari Jakarta menuju sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Terlihatnya para pemudik ini menandakan masih banyaknya pemudik yang lolos dari pemeriksaan petugas di tengah larangan mudik oleh pemerintah.

Di Karawang, Jawa Barat, ribuan kendaraan pemudik dari Jakarta diperiksa ketat satu persatu oleh petugas gabungan.

Pemeriksaan dengan minimnya petugas ini mengakibatkan kemacetan cukup panjang.

Penjagaan malam hari ini petugas hanya memeriksa kendaraan roda empat yang dicurigai akan melakukan perjalanan mudik, sementara untuk kendaraan roda dua diloloskan dari pemeriksaan ini dan diarahkan untuk diperiksa di pos cek poin lainya di wilayah Kabupaten Karawang.

Sejumlah kendaraan diputar balikan karena terbukti akan melakukan perjalanan mudik.

Editor : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
09:18
KOMISI X DPR MEMINTA PEMERINTAH JAMIN AKSES TEKNOLOGI BAGI SISWA UNTUK BELAJAR DARING   WAPRES MA'RUF AMIN: TREN “MODEST FASHION” BISA MENGANGKAT PASAR DOMESTIK DAN EKSPOR INDONESIA   PRESIDEN JOKOWI: PENDIDIKAN KARAKTER PENTING UNTUK LAHIRKAN SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL   TERKAIT PILKADA SAAT PANDEMI, KPU KURANGI TARGET PARTISIPASI PEMILIH JADI 77,5 PERSEN   KEMENTERIAN ESDM PASTIKAN TARIF LISTRIK PERIODE 1 JULI HINGGA 30 SEPTEMBER 2020 TAK ALAMI KENAIKAN   SATGAS REHABILITASI OPS AMAN NUSA DUA MELAKUKAN KONSELING 375.797 WARGA YANG TERDAMPAK KORONA   BARESKRIM POLRI & POLDA JAJARAN MENYATAKAN TELAH TANGANI 104 KASUS HOAKS   DINKES NTB IMBAU MASYARAKAT NTB BERUPAYA MENCEGAH DIRI, ANAK-ANAK, DAN KELUARGA DARI PENULARAN KORONA   DINKES NTB: KAPASITAS TEMPAT TIDUR PASIEN KORONA DI RUMAH SAKIT & RUMAH SAKIT RUJUKAN TERISI HAMPIR 100 PERSEN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PRESIDEN TARGETKAN VAKSIN KORONA DIPRODUKSI AKHIR 2020   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19: DONOR PLASMA DARAH UNTUK BANTU PENGOBATAN PASIEN KORONA LAINNYA   GUGUS TUGAS PENANGANAN COVID-19 MINTA PASIEN KORONA YANG TELAH SEMBUH MENDONORKAN PLASMA DARAH   WAPRES MA'RUF AMIN: UMKM PERLU DISIAPKAN AGAR BISA BERGERAK SEUSAI PANDEMI KORONA   JAGA STABILITAS FINANSIAL DI MASA PANDEMI BERSAMA M ANDOKO. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID