HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Hanya Apel Mobil Damkar, Tak Ada Perayaan Kembang Api dalam Penutupan PSBB di Tegal

Jumat, 22 Mei 2020 | 13:35 WIB
hanya-apel-mobil-damkar-tak-ada-perayaan-kembang-api-dalam-penutupan-psbb-di-tegal
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 menggelar konferensi pers di Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Tresno Setiadi)

Pemerintah Kota Tegal membantah kabar adanya acara pesta kembang api,  sebagai bagian dari puncak perayaan penutupan PSBB hari Jumat  malam (22/5/2020)   Bantahan itu  disampaikan,  Wakil Walikota  Tegal,  Muhammad Jumadi.  “Tidak ada itu,  pesta kembang api, seperti  yang diberita beritakan itu.   Tetapi kita semua (petugas)  memang harus bikin apel penutupan,  bukti syukur kita PSBB berakhir, dan kategorinya berhasil menekan Covid 19”

Poster digital,  acara perayaan pesta kembang api, sebelumnya beredar luas di Media Sosial.  Sejumlah media online juga mengukuhkan kabar acara itu, berdasar  rilis yang diterima dari bagian Humas  Protokol Setda Kota Tegal.

Namun, Wakil Walikota Tega, l  kukuh membantah.    Pemkot hanya menyiapkan acara berupa penyemprotan disinfektan besar besaran,   dengan mengerahkan 6  mobil meriam air dan 4 mobil pemadam  kebakaran.

Penyemperotan besar besaran di sejumlah tempat umum ini,  untuk menandai akhir PSBB sekaligus mengirim pesan ke masayarakat agar tetap menjalanakan protokol kesehatan    “Kita ini walaupun PSBB berakhir, zero Covid 19,   tetapi  pesan moralnya harus tetap waspada, lebih ketat lagi sesuai protokol kesehatan, walaupun PSBB berakhir” Ungkap Muhammad Jumadi.   

Laporan Jurnalis Kompas TV Yuli hardiyanto menyebutkan,   Sejumlah  barikade beton  yang digunakan untuk memblokir  sejumlah  akses  jalan selama  PSBB  sudah mulai dibuka Jum’at pagi.   Beberapa  posko penanganan Covid 19 di beberapa lokasi juga sudah dibongkar.  Sementara   posko  pemeriksaan  warga  (cek poin )   juga sudah tidak  beroperasi.

Editor : Zaki Amrullah



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:12
JAWA TIMUR JADI PROVINSI DENGAN JUMLAH KASUS POSITIF KORONA DAN MENINGGAL TERBANYAK DI INDONESIA   WNI YANG TERKENA KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 1.140 ORANG: 752 SEMBUH, 77 MENINGGAL DUNIA, 311 DALAM PERAWATAN    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA BARAT: 3.700 POSITIF, 1.718 SEMBUH, 178 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TENGAH: 4.738 POSITIF, 1.567 SEMBUH, 215 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI SULAWESI SELATAN: 5.974 POSITIF, 2.197 SEMBUH, 200 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI DKI JAKARTA: 12.667 POSITIF, 8.036 SEMBUH, 649 MENINGGAL DUNIA    HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI JAWA TIMUR: 14.321 POSITIF, 4.996 SEMBUH, 1.053 MENINGGAL DUNIA   PEMERINTAH: DANA BANTUAN YANG MASUK UNTUK PENANGANAN KORONA SEBESAR RP 237 MILIAR   PEMERINTAH: ADA 1 PROVINSI DAN 8 KABUPATEN/KOTA YANG TERAPKAN PSBB   PEMERINTAH: ADA 34 PROVINSI DAN 456 KABUPATEN/KOTA YANG TERDAMPAK KORONA   HINGGA 7 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI INDONESIA: 66.226 POSITIF, 30.785 SEMBUH, 3.309 MENINGGAL DUNIA   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 946.054 SPESIMEN   PEMERINTAH: PEMERIKSAAN SPESIMEN KORONA DENGAN METODE PCR SUDAH BISA DILAKUKAN DI 144 LABORATORIUM   HINGGA 7 JULI 2020, PEMERINTAH: JUMLAH ODP KORONA 38.702 ORANG DAN JUMLAH PDP KORONA 13.471 ORANG