HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV bisnis kompas bisnis

Cara Hitung Ongkos Social Life dari Sejumlah Karakter Manusia

Jumat, 22 Mei 2020 | 11:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Riuh bertukar hampers, karena silaturahmi harus tetap terjaga meski jaga jarak. 

Kegiatan ini sangat baik, bisa mempererat pertemanan, persahabatan, atau kehidupan "Berkolega" dan bertetangga.

Tetapi ada pihak ketiga di antara silaturahmi ini nih. 

Apa itu? Social media yang berujung ongkos atau budget tak terduga. 

Unggahan atau postingan bertukar hampers ini pun jadi tren di instagram.

Gak boleh ketinggalan, atau ada yang berprinsip. Gak harus ikut-ikutan karena lagi minim budget nih.

Kita bahas ini dengan perencana keuangan Zap Finance, Prita Ghozie.

Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom., GCertFinPlanning, CFP adalah seorang perencana keuangan independen, pembicara, dan penulis. 

Prita mulai menempuh pendidikan formalnya di bidang ekonomi & keuangan sebagai mahasiswi S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Akuntansi pada tahun 1998. 

Tiga setengah tahun kemudian, ia berhasil lulus dan langsung melanjutkan pendidikan S2 di University of Sydney School of Business, Australia.

Untuk mengatur keuangan kita, maka kita harus tahu bagaimana sebenarnya kondisi keuangan kita dan nilai seberapa mampu kah kita dengan keuangan yang kita miliki.


Jangan sampai demi untuk memenuhi kebutuhan social tertentu kita jadi mengorbankan hal-hal yang seharusnya kita persiapkan.

Memang di tengah pandemi ini banyak hal yang harus kita siapkan, jangan sampai sudah kita persiapkan malah berujung kita korbankan hanya demi tren.

Dan mengatur keuangan ternyata ada kaitannya dengan karakter orang, simak video berikut untuk tahu lebih lanjut.
 

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:17
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 5.439.559 POSITIF, 2.185.696 SEMBUH, 345.589 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 1.646.495 POSITIF, 366.736 SEMBUH, 97.811 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGAKU TAK LAGI MENGONSUMSI OBAT MALARIA, HIDROKSIKLOROKUIN, UNTUK MELAWAN KORONA   KEMENKES MALAYSIA: 38 WNI DI DEPO TAHANAN IMIGRASI DI SEPANG POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 297 NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIA KENDARI, SULAWESI TENGGARA, TERIMA REMISI LEBARAN   PEMKOT SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR, TETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT BANJIR HINGGA 4 JUNI 2020   SEBANYAK 16 PETAK TOKO DI PASAR RAYA PADANG, SUMATERA BARAT, HANGUS TERBAKAR   JUMLAH KASUS KORONA DI BENGKULU: 69 POSITIF, 9 SEMBUH, 2 MENINGGAL DUNIA   PEMKAB LEBONG, BENGKULU, TUTUP PINTU PERBATASAN HINGGA 27 MEI 2020 GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   MASA PEMBERLAKUKAN PSBB DI SURABAYA RAYA DIPERPANJANG HINGGA 8 JUNI 2020   DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI: KUALITAS UDARA JAKARTA SAAT LEBARAN 2020 JADI YANG TERBAIK SEJAK 5 TAHUN TERAKHIR   ACHMAD YURIANTO: KITA HARUS KEMBALI PRODUKTIF NAMUN TETAP AMAN DARI PENULARAN KORONA   JUBIR PEMERINTAH PENANGANAN KORONA, ACHMAD YURIANTO: BANYAK ANAK-ANAK YANG TERTULAR COVID-19 DARI ORANG DEWASA