HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV internasional kompas dunia

Adu Mulut dengan Wartawan, Trump Akhiri Konferensi Pers

Selasa, 12 Mei 2020 | 12:14 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.TV - Presiden Donald Trump secara tiba-tiba mengakhiri konferensi pers setelah adu mulut dengan seorang wartawan AS keturunan China, Weijia Jiang, di Gedung Putih, pada Senin (11/5/2020).

Adu mulut terjadi saat wartawan tersebut mengajukan pertanyaan mengenai mengapa Trump selalu mengklaim bahwa Amerika Serikat telah bertindak lebih baik dibandingkan negara lain dalam menghadapi wabah corona. Padahal menurut Jiang, setiap harinya, AS terus kehilangan nyawa warga negaranya karena virus corona.

"Mengapa itu penting? Mengapa ini menjadi kompetisi global ketika setiap hari orang Amerika masih kehilangan nyawa mereka?" tanya Jiang, seperti dilansir dari Associated Press.

"Mereka kehilangan nyawa mereka di mana-mana di dunia," jawab Trump.  

"Dan mungkin itu pertanyaan yang harus kamu tanyakan ke China. Jangan tanya aku, tanyakan China pertanyaan itu, oke?" Trump menegaskan.

Jiang, yang mengaku sebagai 'keturunan China yang lahir di Virginia Barat' di bio Twitter-nya, tak terima dengan jawaban Trump tersebut. 

"Tuan, mengapa Anda mengatakan itu kepada saya secara khusus?" tanya Jiang. 

"Saya mengatakannya kepada siapa pun yang akan mengajukan pertanyaan buruk seperti itu," jawab Trump. 

Trump kemudian mengalihkan kesempatan bertanya kepada wartawan lain, ketika Jiang terus menekannya tentang tanggapannya. 

Namun ketika seorang jurnalis perempuan yang ia tunjuk mencoba mengajukan pertanyaan, Trump tiba-tiba mengakhiri konferensi pers dan berjalan kembali ke Gedung Putih.

Baca Juga: Makin Panas! Trump Tuntut China Ganti Rugi Karena Corona

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
04:17
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 5.439.559 POSITIF, 2.185.696 SEMBUH, 345.589 MENINGGAL DUNIA   JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 1.646.495 POSITIF, 366.736 SEMBUH, 97.811 MENINGGAL DUNIA   ANGKA KASUS POSITIF DAN KEMATIAN KARENA KORONA DI AS TERTINGGI DI DUNIA   PRESIDEN AS DONALD TRUMP MENGAKU TAK LAGI MENGONSUMSI OBAT MALARIA, HIDROKSIKLOROKUIN, UNTUK MELAWAN KORONA   KEMENKES MALAYSIA: 38 WNI DI DEPO TAHANAN IMIGRASI DI SEPANG POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 297 NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIA KENDARI, SULAWESI TENGGARA, TERIMA REMISI LEBARAN   PEMKOT SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR, TETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT BANJIR HINGGA 4 JUNI 2020   SEBANYAK 16 PETAK TOKO DI PASAR RAYA PADANG, SUMATERA BARAT, HANGUS TERBAKAR   JUMLAH KASUS KORONA DI BENGKULU: 69 POSITIF, 9 SEMBUH, 2 MENINGGAL DUNIA   PEMKAB LEBONG, BENGKULU, TUTUP PINTU PERBATASAN HINGGA 27 MEI 2020 GUNA CEGAH PENYEBARAN KORONA   MASA PEMBERLAKUKAN PSBB DI SURABAYA RAYA DIPERPANJANG HINGGA 8 JUNI 2020   DINAS LINGKUNGAN HIDUP DKI: KUALITAS UDARA JAKARTA SAAT LEBARAN 2020 JADI YANG TERBAIK SEJAK 5 TAHUN TERAKHIR   ACHMAD YURIANTO: KITA HARUS KEMBALI PRODUKTIF NAMUN TETAP AMAN DARI PENULARAN KORONA   JUBIR PEMERINTAH PENANGANAN KORONA, ACHMAD YURIANTO: BANYAK ANAK-ANAK YANG TERTULAR COVID-19 DARI ORANG DEWASA