Kompas TV nasional aiman

Kata KPK, Buronannya Ada yang Tembak Mati | Buronan Kakap KPK, Meninggal Mendadak? - AIMAN (Bag4)

Senin, 11 Mei 2020 | 22:45 WIB

Belum ditemukannya Harun Masiku dan Nurhadi yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang menjadi sorotan sejumlah kalangan. Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menangkap buron menjadi dipertanyakan.

Harun sudah ditetapkan sebagai DPO sejak Januari 2020 karena diduga menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, untuk melicinkan jalannya menuju ke DPR RI dengan mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

Sementara Nurhadi yang menurut informasi dari Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) tengah bersembunyi di sebuah apartemen mewah di kawasan SCBD Jakarta Selatan belum juga tertangkap.

Belakangan beredar kabar, Harun Masiku, tersangka kasus suap yang melibatkan komisioner KPU Wahyu Setiawan, meninggal dunia ditembak. Benarkah informasi ini?

Baca Juga: Buronan Kakap KPK, Meninggal Mendadak? - AIMAN (Bag1)

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, mengatakan bahwa “Skema sekarang ini bertujuan untuk meloloskan orang orang seperti Nurhadi ini” sama halnya dengan Boyamin yang mengatakan kedua buronan kakap KPK ini tidak akan tertangkap, melihat dari kinerja KPK saat ini yang belum menuai hasil maksimal dalam mencari keberadaan dua buronan tersebut.

Baca Juga: Buronan Kakap KPK, Meninggal Mendadak? - AIMAN (Bag2)

Lalu apa jawaban KPK terkait keberadaan misterius dua buronan ini ? simak selengkapnya di tayangan AIMAN dalam episode BURONAN KAKAP KPK, MENINGGAL MENDADAK? Bagian empat berikut ini.

Baca Juga: Buronan Kakap KPK, Meninggal Mendadak? - AIMAN (Bag3)

#AIMAN #KPK #Koruptor

Penulis : Novian Zainul Arifin


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:47
TNI AU BERANGKATKAN 7 PESAWAT BANTU KORBAN GEMPA DI MAJENE, SULBAR, DAN BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO MINTA DISTRIBUSI LOGISTIK KORBAN GEMPA DIKAWAL KETAT   KADIV HUMAS POLRI MENGATAKAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA DUKUNGAN DAN WEJANGAN KEPADA SEJUMLAH MANTAN KAPOLRI   KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SAMBANGI SEJUMLAH MANTAN KAPOLRI   BNPB SEBUT JALUR DARAT YANG MENGHUBUNGKAN KABUPATEN MAJENE DAN KABUPATEN MAMUJU, SULBAR, SUDAH KEMBALI PULIH    TIM DVI RS POLRI SERAHKAN DELAPAN JENAZAH KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182 KEPADA KELUARGA   BASARNAS: KORBAN JIWA GEMPA SULBAR JADI 49 ORANG PADA SABTU, 16 JANUARI 2021   KEPALA KANTOR SAR BANDUNG MENGATAKAN 12 KORBAN LONGSOR DI CIHANJUANG, SUMEDANG, MASIH DALAM PROSES PENCARIAN   KEPALA KANTOR SAR BANDUNG SEBUT KORBAN MENINGGAL AKIBAT LONGSOR DI SUMEDANG BERTAMBAH MENJADI 28 ORANG   BNPB MINTA WARGA WASPADAI LAHAR HUJAN PASCA-LETUSAN GUNUNG SEMERU    TIM DVI POLRI KUMPULKAN 351 SAMPEL DNA KELUARGA DAN KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ182 HINGGA SABTU, 16 JANUARI    HINGGA SABTU, 16 JANUARI 2021, BASARNAS SERAHKAN 298 KANTONG BERISI BAGIAN TUBUH KORBAN SRIWIJAYA AIR KE DVI POLRI    KAPOLSEK PACET: PENYEBAB ROBOHNYA BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL MADAROH MASIH DIDALAMI   KAPOLSEK PACET SEBUT 8 SANTRI MASIH TERTIMBUN RERUNTUHAN BANGUNAN PONDOK PESANTREN AL MADAROH