Kompas TV nasional berita kompas tv

Saeful Bahri, Terdakwa Suap Komisioner KPU Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 6 Mei 2020 | 22:05 WIB
saeful-bahri-terdakwa-suap-komisioner-kpu-dituntut-2-5-tahun-penjara
Terdakwa suap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Saeful Bahri meninggalkan Gedung Merah Putih KPK seusai menjalani pemeriksaan, Selasa (11/2/2020). (Sumber: KOMPAS.com/ARDITO RAMADHAN D)

JAKARTA, KOMPASTV – Jaksa Penuntut Umum pada KPK meminta majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan hukuman 2,5 tahun penjara kepada terdakwa penyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Saeful Bahri.

Dalam tuntutannya, JPU KPK juga meminta hakim memberikan denda Rp150 juta subsider enam bulan kuruangan kepada kader PDI Perjuangan itu. 

Jaksa KPK Takdir Suhan menyatakan Saeful terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi dengan melakukan pemberian uang kepada Wahyu Setiawan. Uang tersebut berkaitan dengan pengurusan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI PDI Perjuangan.

Baca Juga: Di Persidangan, Hasto Akui Dua Terdakwa Suap Komisioner KPU Kader PDIP

"Menyatakan Terdakwa Saeful Bahri, terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar Suhan dalam amar tuntutan yang dibacakan di depan majelis hakim yang dipimpin Panjir Surono di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2020).

Hal-hal yang memberatkan bagi Saeful adalah tidak mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme; perbuatannya berpotensi mencederai hasil Pemilu sebagai proses demokrasi dan Saeful telah menikmati keuntungan dari perbuatannya.

Sedangkan, hal yang meringankan bagi Saeful adalah bersikap sopan selama pemeriksaan di persidangan; mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya; serta mempunyai tanggungan keluarga yaitu seorang istri dan seorang anak.

Penulis : Johannes Mangihot





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:11
WAPRES MA'RUF AMIN INGIN RENCANA PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN DI PAPUA TAK DIHUBUNGKAN DENGAN SITUASI KEAMANAN   MASUK WILAYAH ZONA MERAH. SEJUMLAH RUMAH SAKIT DI PEKALONGAN SUDAH TIDAK DAPAT MENAMPUNG PASIEN COVID-19   WALI KOTA DEPOK M IDRIS TINGKATKAN KEWAJIBAN WFH BAGI PERKANTORAN DI WILAYAHNYA MENJADI 75 PERSEN    SATGAS COVID-19 SARANKAN WARGA PAKAI MASKER MEDIS DILAPIS MASKER KAIN SAAT BERADA DI LUAR RUMAH   PEMKOT TANGSEL PERKETAT ATURAN PPKM MIKRO, WARGA DILARANG GELAR RESEPSI PERNIKAHAN DEMI CEGAH KERUMUNAN   WALI KOTA TANGSEL SEBUT JAM OPERASIONAL PUSAT PERBELANJAAN DAN KAFE MAUPUN TENDA DIBATASI HINGGA PUKUL 20.00 WIB   SEBANYAK 25 WARGA POSITIF COVID-19, SATU RT DI KELURAHAN PALMERAH, JAKBAR, TERAPKAN “MICRO LOCKDOWN”   KURANGI KERUMUNAN, POLISI AKAN MENYEKAT SEPANJANG JALAN DI SISI KANAL BANJIR TIMUR PUKUL 21.00 WIB HINGGA 04.00 WIB   JUMLAH MASYARAKAT YANG SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19 DOSIS PERTAMA YAKNI 23.265.773 ORANG   HINGGA 21 JUNI 2021, JUMLAH MASYARAKAT YANG SUDAH DIVAKSINASI DOSIS KEDUA MENCAPAI 12.320.386 ORANG   KPC-PEN: TINGKAT KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 DI 87 KABUPATEN/KOTA MELEBIHI 70 PERSEN   PEMERINTAH AKAN MEMPERKUAT PELAKSANAAN PPKM MIKRO SELAMA 14 HARI, YAKNI 22 JUNI-5 JULI 2021   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO SEBUT PPKM SKALA MIKRO TERBUKTI EFEKTIF MENEKAN LAJU PENULARAN COVID-19   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 5.038: 4.226 SEMBUH, 209 MENINGGAL DUNIA, DAN 603 DALAM PERAWATAN