HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional aiman

Permohonan Bansos Sempat Ditolak Karena Salah Paham - AIMAN (Bag3)

Senin, 27 April 2020 | 23:23 WIB

Kholid dan Yuli beserta empat orang anaknya terpaksa menahan lapar selama dua hari dan hanya minum air galon isi ulang. Keluarga Yuli sempat ditolak bansos karena kesalahpahaman pemerintah.

Yuli akhirnya meninggal dunia dua hari setelah ia bercerita tak makan selama dua hari. Terlambatnya bantuan yang datang membuat Yuli akhirnya meninggal dunia.

Meninggalnya Yuli menjadi pelajaran bagi Pemerintah untuk terus memperhatikan dan memberikan pelayanan maupun bantuan untuk masyarakat dikala merosotnya roda ekonomi bagi sebagian kalangan.                                     

Wali Kota Serang, Syafrudin mengatakan bahwa pihak pemkot telah melakukan berbagai upaya agar tidak terjadi lagi kasus seperti Yuli di kota Serang.

Pemkot Serang membagikan sembako ke enam Kecamatan bagi warganya yang kekurangan pasokan makanan. Kejadian ini seolah membuka mata publik bahwa kasus Yuli dan keluarga bisa terjadi dimana saja.

Kasus ini menjadi kontroversi karena tidak ada hasil Visum yang jelas, dengan diagnosa yang terkesan seadanya.

Dokter Marius juga berpesan bahwa kasus ini harus mendapat tindakan lebih untuk mengetahui apa yang sesungguhnya menjadi penyebab dari kematian Yuli, karena diagnosa penyakit jantung tidak bisa dilakukan tanpa ada pemeriksaan dalam.

Bagaimana solusi dari Pemerintah Kota Serang dalam memberikan bantuan pada masyarakat?

Simak selengkapnya dalam tayangan Aiman episode Prahara di Tengah Pandemi bagian tiga berikut ini.

#Aiman #VirusCorona #Corona

Editor : Novian Zainul Arifin



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:24
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MEMINTA POLRI USUT DUGAAN SURAT JALAN DJOKO TJANDRA SECARA TERBUKA   BRIGJEN PRASETYO UTOMO DINILAI TELAH MENGELUARKAN SURAT JALAN UNTUK BURONAN KASUS BANK BALI DJOKO TJANDRA   KAPOLRI COPOT BRIGJEN PRASETYO UTOMO DARI JABATANNYA SEBAGAI KABIRO KOORDINASI & PENGAWASAN PPNS BARESKRIM POLRI   MENTERI EDHY PRABOWO: KAPAL IKAN ASING ILEGAL YANG TAK DITENGGELAMKAN DIHIBAHKAN KE KAMPUS PERIKANAN   POLISI TELAH PERIKSA 27 SAKSI TERKAIT KEMATIAN EDITOR METRO TV YODI PRABOWO    POLDA METRO JAYA TAMBAHKAN TIM BUSER USUT KASUS KEMATIAN EDITOR METRO TV YODI PRABOWO    BP2MI AKAN LAPOR KE BARESKRIM SOAL TEMUAN DUGAAN PENAMPUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA ILEGAL DI CILEUNGSI, BOGOR   BUPATI PONOROGO SEBUT "TRACING" KORONA DI DAERAHNYA TERHAMBAT KARENA ANTREAN UJI PCR MEMBELUDAK    PEMKAB PONOROGO, JATIM, TUNGGU HASIL 500 UJI PCR YANG BELUM KELUAR HASILNYA SEJAK PEKAN LALU   KOTA SAMARINDA BERLAKUKAN MARKAH JALAN "PHYSICAL DISTANCING" BAGI PENGENDARA SEPEDA MOTOR    PASAR PRAMUKA DI JAKTIM KEMBALI BEROPERASI SETELAH DITUTUP PADA 11-13 JULI 2020 KARENA KASUS POSITIF KORONA    DISHUB DKI JAKARTA: PEMERIKSAAN SURAT IZIN KELUAR MASUK ATAU SIKM SUDAH DITIADAKAN SEJAK KEMARIN    JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO: JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 47.859 ORANG