HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional aiman

Kontroversi Meninggalnya Warga Serang. Kelaparan? - AIMAN (Bag1)

Senin, 27 April 2020 | 23:20 WIB

Dampak ekonomi akibat wabah Corona mulai terasa. Banyaknya karyawan yang dirumahkan hingga pekerja harian yang tak ada penghasilan.

Kelaparan pun menjadi momok yang mulai terlihat di permukaan. Beberapa dari mereka menahan lapar berhari hari bahkan ada yang akhirnya Meninggal.

Pekan lalu di Kota Serang, Banten, ada satu keluarga yang terdampak secara ekonomi, Kholid dan Yuli beserta keempat anaknya.

Akibatnya keluarga tersebut tidak makan selama dua hari. Video keluarga ini lantas tersebar di media sosial.

Bantuan pangan mulai berdatangan, namun nahas, saat bantuan itu datang, Yuli justru tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke puskesmas.

Benarkah Yuli meninggal akibat kelaparan? Kontroversi mencuat ramai!

Pemerintah Kota Serang membantah bahwa Yuli meninggal karena kelaparan. Menurut keterangan dari Pemkot bahwa Yuli meninggal karena sakit jantung, dengan sebelumnya mengeluhkan sakit kepala.

Adakah korelasi antara sakit kepala dengan penyakit jantung? Dokter dan juga Aktivis dari Yayasan Pemberdayaan Konsumen Kesehatan Indonesia menjawab kontroversi tersebut dari sisi kedokteran.

Sementara itu di lokasi lain, di Kota Medan, Sumatera Utara ada seorang pria yang nyaris dihakimi massa.

Ia kedapatan mencuri beras karena kelaparan. Dua kasus ini merupakan bukti nyata prahara di tengah pandemi Corona.

Lalu bagaimanakah solusi dari Pemerintah menanggapi hal ini? Simak selengkapnya dalam tayangan Aiman episode Prahara di Tengah Pandemi bagian satu berikut ini.

#Aiman #VirusCorona #Corona

Editor : Novian Zainul Arifin



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
19:53
KUASAI BERAGAM TEKNIK “PUBLIC SPEAKING” BERSAMA RIKO ANGGARA. DAFTAR WEBINAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MEMINTA POLRI USUT DUGAAN SURAT JALAN DJOKO TJANDRA SECARA TERBUKA   BRIGJEN PRASETYO UTOMO DINILAI TELAH MENGELUARKAN SURAT JALAN UNTUK BURONAN KASUS BANK BALI DJOKO TJANDRA   KAPOLRI COPOT BRIGJEN PRASETYO UTOMO DARI JABATANNYA SEBAGAI KABIRO KOORDINASI & PENGAWASAN PPNS BARESKRIM POLRI   MENTERI EDHY PRABOWO: KAPAL IKAN ASING ILEGAL YANG TAK DITENGGELAMKAN DIHIBAHKAN KE KAMPUS PERIKANAN   POLISI TELAH PERIKSA 27 SAKSI TERKAIT KEMATIAN EDITOR METRO TV YODI PRABOWO    POLDA METRO JAYA TAMBAHKAN TIM BUSER USUT KASUS KEMATIAN EDITOR METRO TV YODI PRABOWO    BP2MI AKAN LAPOR KE BARESKRIM SOAL TEMUAN DUGAAN PENAMPUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA ILEGAL DI CILEUNGSI, BOGOR   BUPATI PONOROGO SEBUT "TRACING" KORONA DI DAERAHNYA TERHAMBAT KARENA ANTREAN UJI PCR MEMBELUDAK    PEMKAB PONOROGO, JATIM, TUNGGU HASIL 500 UJI PCR YANG BELUM KELUAR HASILNYA SEJAK PEKAN LALU   KOTA SAMARINDA BERLAKUKAN MARKAH JALAN "PHYSICAL DISTANCING" BAGI PENGENDARA SEPEDA MOTOR    PASAR PRAMUKA DI JAKTIM KEMBALI BEROPERASI SETELAH DITUTUP PADA 11-13 JULI 2020 KARENA KASUS POSITIF KORONA    DISHUB DKI JAKARTA: PEMERIKSAAN SURAT IZIN KELUAR MASUK ATAU SIKM SUDAH DITIADAKAN SEJAK KEMARIN    JUBIR PEMERINTAH ACHMAD YURIANTO: JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 47.859 ORANG