Kompas TV regional berita daerah

Dampak Corona Penghasilan Merosot, Ratusan Perantau Tinggal di Bangunan Tak Layak

Jumat, 24 April 2020 | 13:11 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Kamis (23/04/2020) pagi, para penghuni Pondok Boro, Kampung Sumeneban, kota Semarang terkejut.

Saat kebanyakan para penghuni masih terlelap tidur, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba dengan bersepeda.

Di tempat ini ada sekitar 150-an perantau yang menginap.

Tetapi bangunan yang mereka tempati sebenarnya tak layak.

Tak ada perabot, mereka tidur beralas papan panjang.

Ganjar datang untuk melihat kondisi para perantau ini.

Ia ingin memastikan semua warganya yang tinggal di tempat ini dalam kondisi sehat.

Sejak corona mewabah, penghasilan para perantau yang kebanyakan merupakan pekerja bangunan ini merosot drastis, sementara mereka harus menyambung hidup dan mengeluarkan uang untuk biaya menginap sebesar Rp 3.000,- sehari.

"Iya, itu ada yang dari Kebumen, ada yang dari Sragen. Kalau seharinya 3.000 rupiah. Kalau per kamar 135.000," kata Rohimah, warga asal Kebumen

"Ya moga-moga aja Pak Ganjar bisa memberi untuk orang-orang ya. Katanya kan nggak boleh mudik, ya moga-moga aja diberi apalah, biar bisa hidup disini," sambungnya.

Meminta mereka tidak mudik sementara waktu, Ganjar Pranowo berjanji akan membantu meringankan beban para pekerja yang nyaris kehilangan mata pencahariannya ini. 

Di masa pandemi terutama di bulan suci ramadhan ini, semangat berbagi dan solidaritas warga menjadi momen yang tepat untuk membantu warga lain yang membutuhkan.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Perempuan Dan Rempah Sumsel

Kamis, 29 Oktober 2020 | 02:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:43
PERINGATI SUMPAH PEMUDA, MENKEU SRI MULYANI MINTA GENERASI MUDA BAHU-MEMBAHU BANGUN BANGSA   WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI BERHARAP PEMUDA PERERAT KEBERSAMAAN DAN LAWAN KEMISKINAN   WALI KOTA BOGOR MINTA ASN YANG KE LUAR KOTA SELAMA LIBUR PANJANG LAKUKAN TES USAP DAN KARANTINA MANDIRI   BPOM PASTIKAN VAKSIN COVID-19 AMAN SEBELUM BERI IZIN EDAR   KLHK: PENATAAN SARANA DAN PRASARANA WISATA DI PULAU RINCA TETAP PATUHI KAIDAH KONSERVASI   KPAI MINTA DISDIK TINDAK TEGAS GURU DI DKI JAKARTA YANG AJAK SISWA PILIH KETUA OSIS SEAGAMA   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MENGAKU KESAL ISU PKI DIGUNAKAN UNTUK MEMBOHONGI RAKYAT   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI: ZAMAN GINI MASIH NGOMONGIN PKI, BUKTIKAN DONG   POLRI IMBAU MASYARAKAT TETAP DI RUMAH SELAMA LIBUR PANJANG UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19   DANIEL MANANTA: KSP DIBERI SEPEDA KARENA MENDUKUNG PRODUK DALAM NEGERI, JANGAN JADI POLEMIK   MOELDOKO: DIREKTUR GRATIFIKASI KPK SYARIF HIDAYAT MENYATAKAN PEMBERIAN KEPADA LEMBAGA TIDAK MASUK GRATIFIKASI   MOELDOKO MENGAKU SUDAH BERKONSULTASI DENGAN KPK PERIHAL SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA   MOELDOKO: SEPEDA DARI DANIEL MANANTA DIBERIKAN UNTUK PERAYAAN KEGIATAN HARI SUMPAH PEMUDA YANG DIGELAR OLEH KSP   KEPALA STAF KEPRESIDENAN MOELDOKO KLARIFIKASI SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA BUKAN UNTUK PRESIDEN JOKOWI