Kompas TV klik360 cerita indonesia

Wajib Tahu! Ini yang Dilarang dan Tidak saat PSBB di Jakarta

Rabu, 8 April 2020 | 18:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mulai Jumat 10 April 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai sektor.

Pembatasan sosial di Ibu Kota akan berdampak, salah satunya pada jam operasional angkutan publik yakni mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore dengan kuota angkut penumpang hanya 50% dari jumlah normal.

Baca Juga: PSBB Berlaku Mulai 10 April 2020, Pelanggar akan Ditindak

Selama dua hari, mulai 8 April 2020, Pemprov DKI Jakarta pun akan menjalankan sosialisasi PSBB kepada masyarakat lewat beragam media.

Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan satuan polri bersama TNI akan menindak tegas masyarakat yang tidak menjaga jarak aman.

Baca Juga: [Full] Penjelasan Kapolda Metro Soal Ketentuan Hukum PSBB Jakarta

Anies menyebut, akan ada tindakan tegas bagi masyarakat yang mengabaikan jarak sosial selama kebijakan berlaku. Warga hanya diperkenankan berkerumun maksimal 5 orang. PSBB akan diberlakukan selama 2 pekan.

Dalam penegakan hukum pada PSBB di Jakarta, polisi akan mengedepankan upaya persuasif dan humanis dalam menertibkan masyarakat.

Baca Juga: PSBB Akan Diterapkan di Jakarta, Pemerintah Siapkan Sanksi Tegas

Upaya hukum ini akan dilakukan jika masyarakat atau warga yang masih ngeyel ketika sudah diberi imbauan namun masih tetap melanggar.

Lalu apa saja yang boleh dilakukan dan dilarang selama PSBB di Jakarta? Simak dalam infografis berikut ini!

Penulis : Desy Hartini


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:25
POLISI RUSIA TANGKAP 3.400 ORANG DALAM AKSI PROTES NASIONAL MENUNTUT PEMBEBASAN PEMIMPIN OPOSISI ALEXEI NAVALNY   TINGGI MUKA AIR DI PINTU AIR PASAR IKAN, JAKARTA UTARA, BERSTATUS SIAGA II BANJIR PADA MINGGU PAGI   BMKG: SEBAGIAN BESAR WILAYAH JAKARTA HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN DAN SEDANG PADA MINGGU PAGI   BNPB MENCATAT SEBANYAK 197 BENCANA TERJADI DI INDONESIA SEJAK 1 HINGGA 23 JANUARI 2021   PEMERINTAH PERPANJANG PROGRAM STIMULUS TARIF LISTRIK BAGI GOLONGAN RUMAH TANGGA 450 DAN 900 VA HINGGA MARET 2021   ERICK THOHIR MENGGANTIKAN WIMBOH SANTOSO, KETUA OJK YANG MENJABAT KETUA UMUM MES PERIODE 2017-2020   MENTERI BUMN ERICK THOHIR TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM MASYARAKAT EKONOMI SYARIAH (MES) PERIODE 2021-2024   ISTANA KEPRESIDENAN TERIMA SURAT PERSETUJUAN DPR SOAL PENGANGKATAN KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SEBAGAI KAPOLRI   HARI INI, PRESIDEN MESIR LUNCURKAN KAMPANYE VAKSINASI COVID-19 SECARA MASSAL MENGGUNAKAN VAKSIN SINOPHARM   SEUSAI PULANG DARI LUAR KOTA, WAKIL BUPATI PANGANDARAN ADANG HADARI TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   DONI MONARDO POSITIF COVID-19, KOMISI IX DPR OPTIMISTIS TAK AKAN GANGGU KINERJA PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA   GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOWO: 248.600 DOSIS VAKSIN AKAN DIBAGIKAN KE 12 DAERAH UNTUK VAKSINASI TAHAP PERTAMA   PROVINSI JAWA TENGAH TELAH MENERIMA 248.600 DOSIS VAKSIN TAMBAHAN DARI KEMENKES PADA 23 JANUARI 2021   KASUS COVID-19 MENINGKAT DI JAKARTA, OMBUDSMAN: TERLALU DINI MENILAI EFEKTIVITAS PERDA COVID-19