Kompas TV regional berita daerah

Nyamar Jadi Ojek Online, Bandar Narkoba Dicokok Polisi

Rabu, 8 April 2020 | 17:40 WIB
nyamar-jadi-ojek-online-bandar-narkoba-dicokok-polisi
Tersangka berinisial ES alias K Bin S saat digelandang ke Mapolda DIY (Sumber: Dok. Humas Polda DIY)

YOGYAKARTA, KOMPASTV - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY berhasil menggelandang satu pelaku penyalahahgunaan Narkoba, Rabu (8/4).

Tersangka seorang laki-laki berinisial ES alias K bin S asal Depok, Sleman, Yogyakarta ini diamankan petugas di depan kantor jasa ekspedisi Toto Express di Jalan Kabupaten Gamping, Sleman.

Saat hendak diamankan pelaku sempat mengelabuhi petugas dengan menyamar sebagai ojek online yang sedang mengantarkan paket.

"Tersangka ditangkap dengan barang bukti yaitu 10 botol warna putih masing-masing berisi 1.000 butir tablet berlogo "Y",10 butir tablet Riklona 2 Clonazepam, 30 butir tablet Atarax 1 Alprazolam 1 mg, Satu buah tas box Ojek Online, 1 (satu) buah HP, dan beberapa lembar bukti transfer," ujar Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol. Yuliyanto.

Yulianto menjelaskan ini bukan kali pertama pelaku melakukan pembelian barang haram tersebut secara online, beberapa bulan yang lalu pelaku juga melakukan transaksi pembelian narkoba secara online dengan harga yang lebih mahal.

Pelaku kini ditahan di Mapolda DIY dan terancam hukuman pidana maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp 110 juta karena melanggar UU Psikotropika, selain itu pelaku juga terancam pidana maksimal 10 tahun atau denga Rp 1 Milyar atas pelanggaran UU Kesehatan.

"Pasalnya melanggar UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, Pasal 62, dan UU RI RI No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 196," Pungkas Yuliyanto.
 

Editor : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Perempuan Dan Rempah Sumsel

Kamis, 29 Oktober 2020 | 02:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:39
PERINGATI SUMPAH PEMUDA, MENKEU SRI MULYANI MINTA GENERASI MUDA BAHU-MEMBAHU BANGUN BANGSA   WALI KOTA SURABAYA TRI RISMAHARINI BERHARAP PEMUDA PERERAT KEBERSAMAAN DAN LAWAN KEMISKINAN   WALI KOTA BOGOR MINTA ASN YANG KE LUAR KOTA SELAMA LIBUR PANJANG LAKUKAN TES USAP DAN KARANTINA MANDIRI   BPOM PASTIKAN VAKSIN COVID-19 AMAN SEBELUM BERI IZIN EDAR   KLHK: PENATAAN SARANA DAN PRASARANA WISATA DI PULAU RINCA TETAP PATUHI KAIDAH KONSERVASI   KPAI MINTA DISDIK TINDAK TEGAS GURU DI DKI JAKARTA YANG AJAK SISWA PILIH KETUA OSIS SEAGAMA   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MENGAKU KESAL ISU PKI DIGUNAKAN UNTUK MEMBOHONGI RAKYAT   MEGAWATI SOEKARNOPUTRI: ZAMAN GINI MASIH NGOMONGIN PKI, BUKTIKAN DONG   POLRI IMBAU MASYARAKAT TETAP DI RUMAH SELAMA LIBUR PANJANG UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19   DANIEL MANANTA: KSP DIBERI SEPEDA KARENA MENDUKUNG PRODUK DALAM NEGERI, JANGAN JADI POLEMIK   MOELDOKO: DIREKTUR GRATIFIKASI KPK SYARIF HIDAYAT MENYATAKAN PEMBERIAN KEPADA LEMBAGA TIDAK MASUK GRATIFIKASI   MOELDOKO MENGAKU SUDAH BERKONSULTASI DENGAN KPK PERIHAL SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA   MOELDOKO: SEPEDA DARI DANIEL MANANTA DIBERIKAN UNTUK PERAYAAN KEGIATAN HARI SUMPAH PEMUDA YANG DIGELAR OLEH KSP   KEPALA STAF KEPRESIDENAN MOELDOKO KLARIFIKASI SEPEDA LIPAT DARI DANIEL MANANTA BUKAN UNTUK PRESIDEN JOKOWI