Kompas TV entertainment selebriti

Prihatin Wabah Covid-19, Rhoma Irama Lantunkan "Virus Corona"

Selasa, 7 April 2020 | 18:14 WIB

JAKARTA, KOMPASTV - Pedangdut legendaris Rhoma Irama kembali ke panggung musik dan siap goyangkan panggung. Bukan soal begadang, kali ini Bang Rhoma rilis lagu beserta video musik yang bertema wabah covid-19 berjudul "Virus Corona".

Video ini memiliki makna yang dalam soal virus corona di tanah air dan dunia. Video yang ditayangkan secara perdana di kanal YouTube GP Records ini berhasil menuai penayangan sebanyak lebih dari 1,5 Juta penayangan dalam 4 hari pertama dirilis. Selain itu, musik ini juga berhasil menuai komentar positif dari warga net. 

Dalam caption video tertulis: 

Akhir – akhir ini di belahan dunia sedang di gegerkan dengan salah satu wabah pandemi virus corona, yaitu virus yang menyerang sistem pernapasan. Perkembangan virus corona ini terbilang sangat pesat dan akibat serangan virus tersebut menimbulkan banyak korban. Bahkan saat ini, virus corona telah masuk di tanah air Indonesia. Melihat fenomena yang sedang terjadi sang Raja Dangdut Dunia Rhoma Irama akan mengeluarkan sebuah karya lagu terbarunya yang berjudul “Virus Corona” diciptakan dan dinyanyikan olehnya sendiri di bawah naungan label GP Records. Lagu ini dimaksudkan untuk menyemangati dan mengajak umat manusia untuk berintropeksi diri dan bisa mengambil hikmah dari wabah yang sedang terjadi. Lagu ini menceritakan tentang kesedihan, kegelisahan dan ketakutan umat manusia di dunia akan virus corona yang sedang mewabah dan mematikan.

Bang Haji Rhoma Irama sudah turun tangan tanggapi virus corona. Yuk, Jaga kebersihan agar terhindar dari wabah covid-19!

 

Editor : edika ipelona



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kampanye Pemilu Versus Perwali Samarinda

Minggu, 27 September 2020 | 04:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:48
MAIN BOARD GAME BARENG KELUARGA, DISKON 30% ALL PRODUCTS DI GERAI.KOMPAS.ID AKSES KLIK.KOMPAS.ID/MAINDIRUMAH    WEEKEND SERU DI RUMAH! DISKON 30% ALL PRODUCTS DI GERAI.KOMPAS.ID AKSES KLIK.KOMPAS.ID/MAINDIRUMAH    SEJUMLAH PEMIMPIN AMERIKA LATIN DESAK PBB UNTUK MEMBERIKAN AKSES GRATIS VAKSIN VIRUS KORONA   AKSES DI ALUN-ALUN KOTA TEGAL DITUTUP SEMENTARA PASCAKONSER DANGDUT DI TENGAH PANDEMI   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO MENGAKU TAK TAHU KEBERADAAN PANGGUNG DANGDUT DI HAJATAN WAKIL KETUA DPRD    KAPOLDA PAPUA: TIM GABUNGAN TNI-POLRI YANG SEDANG OLAH TKP DI HIPADIPA DITEMBAKI KKB, TIDAK ADA KORBAN JIWA   POLESTABES MEDAN UNGKAP SINDIKAT PEREDARAN 7 KG SABU, DUA TERSANGKA DITANGKAP DAN 1 PELAKU DITEMBAK MATI   POLRI: PENGUSAHA ANGKUTAN UMUM HARUS PATUHI PROTOKOL KESEHATAN TENTANG KAPASITAS PENUMPANG 50 PERSEN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA DAN DINAS PERHUBUNGAN AKAN LAKUKAN OPERASI YUSTISI DENGAN MENYASAR ANGKUTAN UMUM    POLISI UNGKAP 10 TERSANGKA KLINIK ABORSI MASING-MASING BERPERAN SEBAGAI PEMILIK, TIM MEDIS, CALO, DAN PASIEN   POLDA METRO JAYA GELAR REKONSTRUKSI KASUS ABORSI DI JAKARTA PUSAT DENGAN 63 ADEGAN YANG DILAKUKAN PARA TERSANGKA   POLISI UNGKAP PERAN CALO KLINIK ABORSI JAKARTA PUSAT DENGAN PASANG IKLAN DI SITUS WEB DAN MENDAPAT IMBALAN 50 PERSEN   KAKORLANTAS POLRI SEBUT TERMINAL DAN PUL BUS MENJADI SALAH SATU LOKASI YANG SERING TERJADI KERUMUNAN    POLISI PERIKSA 10 SAKSI DALAM KASUS KONSER DANGDUT DI KOTA TEGAL DAN ADA DUGAAN UNSUR TINDAK PIDANA