Kompas TV regional berita daerah

Warga Berdesakan Sambut Kepulangan Eva Yolanda Tanpa Adanya Protokol Kesehatan

Senin, 6 April 2020 | 23:10 WIB

LOMBOK, KOMPAS.TV - Kepulangan  Eva Yolanda, peserta kontestan Liga Dangdut Indonesia 2020, perwakilan Nusa Tenggara Barat, disambut ratusan warga kampungnya, di Desa Lando, Kecamatan Terara, Lombok Timur.

Mereka tidak mengindahkan imbauan jaga jarak, di tengah pandemi corona.

Minggu 5 April 2020 kemarin, sejumlah warga bahkan menghadang mobil Eva, kontestan Liga Dangdut Indonesia dan menciumi bintang idola mereka, tanpa peduli bahaya corona, mengingat Eva baru kembali dari daerah zona merah, yakni Jakarta.

Sekda Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, yang juga Sekretaris Gugus tugas covid-19 Kabupaten Lombok Timur, M Juani Taufik, mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi video yang beredar luas pada keluarga Eva dan polisi.

Ia menyayangkan reaksi masyarakat, yang tidak menuruti imbauan jaga jarak, di tengah pandemi corona. 

 

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:34
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN