Kompas TV nasional berita kompas tv

Warga Wajib Gunakan Masker Kain, Masker Bedah dan N95 Khusus untuk Tim Medis

Senin, 6 April 2020 | 20:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penggunaan masker kini diwajibkan oleh Pemerintah kepada warga, demi mencegah penyebaran covid-19.

Meski begitu, masyarakat umum dianjurkan menggunakan masker berbahan dasar kain, karena masker bedah dan masker n95, hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

Pemerintah melalui juru bicara penanganan virus corona, akhirnya mengimbau warga untuk menggunakan masker kain.

Sebelumnya tim pakar gugus tugas covid-19, Wiku Adisasmito menjelaskan tentang penggunaan masker kain tiga lapis di masyarakat.

Ia menyatakan bahwa masker kain bisa menekan angka penyebaran virus.

Sesuai penelitian bisa tangkal virus 70%, tetap jaga jarak, 1-2 meter, tetap tinggal dirumah.

Selain masker kain, terdapat jenis masker lainnya yaitu masker bedah dan masker n95.

Masker bedah digunakan untuk tenaga medis atau masyarakat yang sedang sakit, sedangkan masker n95 diperuntukkan bagi tenaga medis yang menangani pasien covid-19 dengan tingkat infeksi tinggi.

Ini punya proteksi yang sangat baik untuk droplet dan aerosol. Ini bukan untuk masyarakat umum.

Masker kain yang digunakan sebaiknya memiliki tiga lapisan sehingga lebih efektif menangkal droplet yang menjadi cara penularan virus.

Masker tersebut dapat dibuat sendiri dengan dijahit secara manual atau menggunakan mesin.

Apresiasi tinggi diberikan kepada warga dan relawan yang terus membagikan masker kain gratis.

Karena menurut gugus tugas covid-19, masker dan cuci tangan merupakan pertahanan utama untuk menangkal penularan virus corona

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Jelang PILKADA Serentak 2020

Kamis, 29 Oktober 2020 | 09:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:36
MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: KKN TEMATIK COVID-19 LIBATKAN 5.600 MAHASISWA DARI 200 PERGURUAN TINGGI   KLHK: KAIDAH KONSERVASI DITAATI DALAM PENATAAN SARANA DI TAMAN NASIONAL KOMODO   WAPRES MA'RUF AMIN: PERAN PEMUDA DIPERLUKAN DALAM MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19   PEMPROV DKI WAJIBKAN PENGELOLA TEMPAT WISATA BATASI PENGUNJUNG MAKSIMAL 25 PERSEN SELAMA LIBUR PANJANG   ANTISIPASI BEGAL SEPEDA, DPRD DKI JAKARTA MINTA PEMPROV TAMBAH KAMERA PEMANTAU DI SEJUMLAH TITIK   PEMPROV JABAR MINTA PEMDA TEKAN RISIKO PENULARAN COVID-19 SEMASA LIBUR PANJANG   MENTERI BUMN ERICK THOHIR SIAP DUKUNG PELAKU UMKM DALAM INFRASTRUKTUR, PENDANAAN, DAN AKSES PASAR   KEMENTERIAN BUMN TARGETKAN REKRUT 1.000 PUTRA-PUTRI PAPUA DAN PAPUA BARAT DALAM PROGRAM PEREKRUTAN BERSAMA BUMN   KAMPANYE TATAP MUKA MASIF, BAWASLU DORONG PENGUATAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN HARAP MAHASISWA IKUT SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN COVID-19   MENDAGRI TITO KARNAVIAN: HARUS DICARI RUMUS KESEIMBANGAN UNTUK KESEHATAN DAN EKONOMI DI TENGAH PANDEMI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI: BERSATU DAN BEKERJA SAMA KUNCI INDONESIA MAJU    KETUA BAWASLU MENGAKU KESULITAN MEREKRUT PENGAWAS TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA (TPS) AKIBAT PANDEMI COVID-19    GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEBUT 39 PERSEN KASUS COVID-19 DI DKI JAKARTA TERJADI DARI KLASTER KELUARGA