Kompas TV bisnis kebijakan

SPT Wajib Pajak DIperpanjang, Ini Aturannya

Senin, 6 April 2020 | 14:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Di tengah pandemi Covid-19, jumlah pelaporan surat pemberitahuan tahunan pajak menurun. 

Tenggat waktu pelaporan SPT pajak penghasilan bagi wajib pajak orang pribadi pun diperpanjang 1 bulan.

Wajib pajak diingatkan untuk tetap memperbarui informasi terkait aturan pajak.

Tahun ini, batas waktu pelaporan SPT pajak penghasilan bagi wajib pajak orang pribadi mundur  dari 31 Maret menjadi 30 April 2020.

Relaksasi diberlakukan karena Direktorat Jenderal Pajak melihat penyebaran virus Covid-19 sebagai keadaan kahar atau force majeur.

Di tengah corona, jumlah pelaporan SPT tahunan pun menurun.

Hingga 27 Maret lalu, baru 8,4 juta wajib pajak yang melaporkan SPT baik orang pribadi maupun badan usaha.

Jumlahnya lebih rendah 9,67 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sejauh ini sistem daring membuat wajib pajak pribadi kian percaya diri melaporkan SPT nya secara mandiri.

Pengurus Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Wisnu Sambhoro mengingatkan para wajib pajak untuk selalu memperbarui informasi terkait aturan pajak.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:13
PEMPROV DAN DPRD JABAR MENYETUJUI 3 CALON DAERAH PERSIAPAN OTONOM BARU UNTUK DIAJUKAN KE PEMERINTAH PUSAT   BAWASLU AKAN AWASI PROSES PEMILIHAN PILKADA 2020 UNTUK PASIEN KORONA   BAWASLU: ADA 2.126 PELANGGARAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM 2 BULAN TERAKHIR MASA KAMPANYE PILKADA 2020   BAWASLU: DALAM 60 HARI, ADA 91.640 KEGIATAN KAMPANYE TATAP MUKA   POLRI KIRIM 3.100 PERSONEL BRIMOB NUSANTARA KE 8 WILAYAH UNTUK AMANKAN PILKADA 2020   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA TNI DAN POLRI KERJA SAMA DALAM PENGAMANAN PILKADA 2020   KEMENTERIAN ESDM MENYATAKAN TARIF LISTRIK UNTUK JANUARI-MARET 2021 TIDAK NAIK   KEMENAG: TAMBAHAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH RP 889 M UNTUK MADRASAH CAIR SEBELUM 20 DESEMBER 2020   PENGAMBILAN RAPOR MURID MAN 22 PALMERAH, JAKARTA, TERTUNDA LANTARAN 30 KARYAWAN DAN GURU POSITIF KORONA   PRESIDEN JOKOWI: INDONESIA MERUPAKAN PRODUSEN KOPI TERBESAR KEEMPAT DI DUNIA SETELAH BRASIL, VIETNAM, DAN KOLOMBIA   PRESIDEN JOKOWI MELEPAS EKSPOR PRODUK RI KE PASAR GLOBAL SENILAI RP 23,7 TRILIUN   PRESIDEN JOKOWI: MASIH BANYAK POTENSI PASAR EKSPOR YANG BELUM TERGARAP   PRESIDEN JOKOWI AKUI EKSPOR INDONESIA MASIH TERTINGGAL DARI VIETNAM   PRESIDEN JOKOWI: INDONESIA TERTINGGAL DARI NEGARA LAIN DALAM MENANGKAP PELUANG EKSPOR BAHAN & PRODUKSI DALAM NEGERI